AYOJAKARTA.COM-- Bakal capres Anies Baswedan menanggapi soal isu Presiden Jokowi cawe-cawe di Pilpres 2024.
Terkait isu cawe-cawe Pilpres 2024 ini, Anies mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima banyak aspirasi adanya kekhawatiran yakni penjegalan.
"Jadi merespons pemberitaan yang mengungkapkan bahwa Presiden mengambil sikap untuk akan bersikap tidak netral dan akan cawe-cawe. Semenjak semalam sampai tadi siang kami banyak sekali menerima ungkapan aspirasi dan kekhawatiran," ujar Anies, seperti dilansir dari YouTube Kompas TV, Selasa (30/5/2023).
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Wisata di Jakarta, Cocok Untuk Long Weekend Bulan Juni 2023 Bareng Keluarga
"Ada yang mengungkapkan kekhawatiran penjegalan, ada yang mengungkapkan kekhawatiran kriminalisasi, ada yang kekhawatiran tentang tidak netralnya penyelenggaraan pemilu, ada kekhawatiran tentang caleg-caleg yang diperlakukan tidak fair, partai-partai yang dapat perlakuan tidak fair, calon-calon presiden yang dapat perlakuan tidak fair," Sambungnya.
Atas semua kekhawatiran itu, Anies tetap berharap agar Pemilu dan Pilpres 2024 ini berjalan dengan lancar, netral tanpa adanya kecurangan usai Jokowi bilang akan cawe-cawe.
"Kami berharap kekhawatiran-kekhawatiran yang tadi diungkapkan tidak benar," kata Anies.
Menurutnya, Pemilu yang akan datang nanti akan berjalan tetap seperti semula, dan pilpres seperti semula.
Lebih lanjut, Anies mengatakan bahwa semua partai politik punya hak yang sama untuk mencalonkan, dan setiap caleg juga punya hak yang sama untuk kampanye.
Sehingga penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres nantinya bisa digelar dengan fair, baik, dan netral.
"Setiap partai punya hak yang sama mencalonkan, setiap caleg punya hak yang sama kampanye dan mendapatkan perlakukan yang sama. Begitu juga setiap capres memiliki hak yang sama, penyelenggara juga melakukan yang ini dengan fair, baik, dan netral," ujar Anies.
Isu cawe-cawe sendiri muncul setelah Presiden Jokowi sebelumnya mengaku akan cawe-cawe demi bangsa dan negara.
Yang mana cawe-cawe ini termasuk soal Pemilu 2024 mendatang. Hal ini disampaikan Jokowi saat bertemu dengan pemimpin redaksi sejumlah media di Istana Negara.
"Demi bangsa dan negara saya akan cawe-cawe, tentu saja dalam arti yang positif. Saya tidak akan melanggar aturan, tidak akan melanggar undang-undang, dan tidak akan mengotori demokrasi," ujar Jokowi.***

Share this article
Terkait isu cawe-cawe Pilpres 2024 ini, Anies mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima banyak aspirasi adanya kekhawatiran penjegalan.