Pilpres 2024 Makin Panas, Ini Peran Presiden Jokowi Kata Pengamat!

Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

AYOJAKARTA.COM - Makin dekatnya tahun politik 2024 membuat suasana politik di Indonesia makin terasa. Terlebih lagi 2024 adalah tahun di mana dilaksanakannya Pilpres.

Memasuki akhir dari dua periode kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada 2024 yang akan datang membuat pengamat politik meyakini peran sosok Presiden Indonesia tersebut.

Dikutip oleh ayojakarta.com pada 27 April 2023 melalui kanal Youtube Kompas TV, pengamat menilai adanya peran dari Jokowi yang akan berdampak pada ketika bakal Calon Presiden yang telah dideklarasikan masing-masing partai.

Baca Juga: Pantas Mana? Ini Daftar Elektabilitas 7 Cawapres yang Disebut Jokowi Cocok Dampingi Ganjar Pranowo

Sebelumnya, warganet dihebohkan oleh deklarasi Anies Baswedan yang mana kental dengan politik identitas dan diusung oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan PKS atau Partai Keadilan Sejahtera.

Kehebohan tersebut menyusul Gerindra yang mencalonkan sang ketua umum, Prabowo Subianto menjadi sosok Calon Presiden pada 2024 yang mana otomatis akan bertanding melawan Anies Baswedan.

Setelah itu, pada Hari Kartini 2023, PDIP resmi mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden 2024.

Baca Juga: Jokowi Sebut Sosok yang Cocok untuk jadi Cawapres, Ganjar Pranowo: Banyak Kader Bangsa yang Mumpuni, Tapi…

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan bahwa fenomena pencalonan 3 Capres yang ada cukup menarik.

Burhanuddin Muhtadi menjelaskan bahwa munculnya tiga bakal calon presiden pada 2024, yaitu Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto, masih harus mempertimbangkan peran Presiden Joko Widodo dalam peta politik Pilpres 2024.

Menurutnya, yang menarik dari Pilpres 2024 bukanlah kompetisi antara calon presiden, tetapi kompetisi antara freemaker.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Arus Balik Mudik Lebaran 2023, Presiden Jokowi Ajak Para Pemudik Lakukan Hal Ini

Menurut Burhanuddin Muhtadi, terdapat tiga faktor dalam kompetisi Pilpres 2024. Pertama, Surya Paloh yang memunculkan Anies Baswedan melalui koalisi perubahan.

Kedua, Megawati Soekarnoputri yang mendeklarasikan Ganjar Pranowo tanpa berkoalisi dengan partai lain, karena PDI-P memiliki boarding pass.

"Presiden Joko Widodo meskipun bukan pemimpin partai, namun sebagai Presiden, perannya sangat penting dalam menentukan peta politik Pilpres 2024," terang Burhanuddin.

Baca Juga: Bukan Ganjar Pranowo! Ternyata Mahfud MD Direstui Jokowi Untuk Jadi Cawapres Anies Baswedan, Benarkah?  

Menurut Burhanuddin, peran Presiden Joko Widodo sangat krusial dalam Pilpres 2024. Ia tidak hanya sekedar komandan koalisi, tetapi juga aktif menentukan peta politik Pilpres 2024.

Menurutnya, Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dan Koalisi Kebangkitan Rakyat (Koalisi Amanat Nasional dan Gerindra) tidak dapat memisahkan peran Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2024.

Menurut Burhanuddin, partai politik di Indonesia saat ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Ada partai yang solid seperti PDI-P, ada partai yang merosot popularitasnya seperti Partai Golkar, dan ada partai yang relatif baru seperti Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Baca Juga: Disinggung Jokowi Sebagai Kandidat Cawapres 2024, Mahfud MD Buka Suara dan Beri Tanggapan Mengejutkan Ini

Oleh karena itu, menurut Burhanuddin, penting bagi partai politik untuk memiliki program dan ideologi yang jelas agar bisa memenangkan pemilu.

Burhanuddin juga menyoroti peran media sosial dalam politik Indonesia saat ini. Menurutnya, media sosial memiliki kekuatan yang sangat besar dalam membentuk opini publik.

Oleh karena itu, partai politik harus pandai dalam menggunakan media sosial untuk mempromosikan program dan ideologi mereka.

Baca Juga: ASYIK Ada Tambahan Cuti Lebaran? Imbauan Jokowi Ajak Tunda Arus Balik Berlaku Buat ASN, TNI dan Polri

Dalam menghadapi Pilpres 2024, Burhanuddin menyarankan agar partai politik harus memiliki strategi yang jelas dan matang. Mereka harus mampu membangun koalisi yang solid dan memiliki program dan ideologi yang jelas.

Selain itu, partai politik harus pandai dalam menghadapi isu-isu yang sensitif dan mampu menghadapi serangan dari pihak lawan. Secara keseluruhan, Burhanuddin menekankan pentingnya peran Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2024.

Menurutnya, Presiden Joko Widodo memiliki pengaruh yang besar dalam menentukan peta politik Pilpres 2024. Oleh karena itu, partai politik harus mampu membangun koalisi yang solid.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pilpres 2024
# Burhanuddin Muhtadi
# Ganjar Pranowo
# Megawati
# Joko Widodo
# Jokowi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.