AYOJAKARTA.COM-Setelah Ganjar Pranowo diusung oleh Partai PDI Perjuangan menjadi bakal calon presiden (capres) di Pemilu 2024, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut 7 sosok yang cocok dipasangkan dengannya.
Diantara 7 sosok yang cocok jadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Ganjar Pranowo yakni Erick Thohir, Sandiaga Uno, Mahfud MD, Ridwan Kamil, Cak Imin, Airlangga Hartarto, dan Prabowo Subianto.
Berdasarkan survei indikator politik yang dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube tvOneNews 7 sosok yang disebut memiliki nilai elektabilitas berbeda.
Baca Juga: Prabowo Subianto Dimungkinkan Jadi Cawapres Ganjar Pranowo, Gerindra Buka Suara Begini
Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra mendapat nilai elektabilitas justru sebagai capres sebesar 22,2 persen.
Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan nilai elektabilitas sebagai cawapres sebesar 11,8 persen.
Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meraih nilai elektabilitas sebagai cawapres sebesar 18,4 persen.
Mahfud MD, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan dengan elektabilitas sebesar 2,1 persen sebagai capres.
Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat meraih nilai elektabilitas sebesar 19,7 persen.
Baca Juga: Anies Baswedan dan Prabowo Subianto Kompak Respon Positif Pencalonan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024!
Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan nilai elektabilitas sebesar 2,8 persen sebagai cawapres.
Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar dengan nilai elektabilitas sebesar 1,2 persen sebagai capres.
Meskipun begitu, beberapa diantaranya turut menanggapi pendapat Presiden Jokowi.
Seperti halnya Prabowo Subianto yang justru menolak menjadi cawapres mendampingi Ganjar Pranowo.
Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengaku pihaknya telah mengusungnya sebagai capres.
Terlebih lagi, Prabowo Subianto mengklaim bahwa kini partainya pun semakin kuat dan siap bertarung di Pemilu 2024 mendatang.
"Ya, partai saya mencalonkan sebagai capres, dan partai saya agak kuat juga sekarang," tutur Prabowo Subianto dikutip melalui kanal YouTube KompasTV Pontianak.
Sementara tanggapan lainnya dari Mahfud MD yang merespon baik dan membiarkan demokrasi yang bermain.
"Ya kita lihat saja lah, itu bagus," tutur Menko Polhukam Mahfud MD dikutip melalui kanal YouTube METRO TV.
"Demokrasi kita ini sekarang maju, orang bisa nyebut nama orang untuk jadi calon presiden, calon wakil presiden, bisa nyebut dirinya sendiri juga itu bisa," sambungnya.***

Share this article
Berdasarkan Survey, 7 sosok Cawapres yang cocok mendampingi Ganjar Pranowo disebut memiliki nilai elektabilitas yang berbeda