Apa Itu Weber Deep, Patahan Terbesar di Bumi yang Ada di Laut Banda, Ternyata Ini Dampaknya!

Weber Deep, Patahan Terbesar di Bumi yang Ada di Laut Banda
Weber Deep, Patahan Terbesar di Bumi yang Ada di Laut Banda

AYOJAKARTA.COM - Ada sebuah penelitian mengejutkan terkait salah satu sumber gempa bumi yakni patahan.

Dimana penelitian tersebut menyebut patahan terbesar di Bumi ternyata ada di Indonesia bernama Weber Deep.

Lalu apa dampak Weber Deep yang merupakan patahan terbesar di Bumi dan ternyata terletak di Indonesia tersebut?

Baca Juga: PANAS! Arteria Dahlan Berani Ancam Pidana Mahfud MD Gegara Bocorkan Transaksi Janggal di Kemenkeu

Merangkum dari laman Australian National University, Kamis (23/3) yang melaporkan perihal penemuan tersebut, patahan Weber Deep berada di bawah perairan Laut Banda.

Awalnya para peneliti dari The Australian National University (ANU) mengatakan bahwa untuk pertama kalinya mereka melihat dan mendokumentasikan sesar Detasemen Banda di Indonesia Timur dan bahkan mencari tahu bagaimana itu terbentuk.

Menurut para peneliti, Weber Deep berbentuk cekungan dari atas ke bawah menyerupai jurang dengan kedalaman mencapai 7 km.

Sebelumnya para peneliti merasa bingung bagaimana cekungan sedalam itu bisa terjadi.

Baca Juga: Akhirnya Ramadan 2023 Tiba, Begini Niat Puasa Ramadan dan Terjemahan Beserta Waktu Membaca yang Tepat

Namun berkat penelitian tersebut, para peneliti akhirnya bisa menjawab pertanyaan untuk hal tersebut.

Penelitian tersebut menemukan bahwa jurang sedalam 7 km di bawah Laut Banda di lepas pantai timur Indonesia terbentuk oleh perpanjangan sepanjang apa yang mungkin merupakan bidang patahan terbuka terbesar yang teridentifikasi di Bumi.

"Jurang itu telah dikenal selama 90 tahun, tapi sampai sekarang belum ada yang bisa menjelaskan bagaimana jurang itu bisa begitu dalam," kata Dr Pownall seperti dikutip Ayojakarta.com pada laman ANU anu.edu.au.

Dengan menganalisis peta beresolusi tinggi dari dasar Laut Banda, ahli geologi dari ANU dan Royal Holloway University of London menemukan bebatuan di dasar laut terpotong oleh ratusan goresan paralel lurus.

Baca Juga: Sering Disalahgunakan Serta Beresiko Mencederai Alam Demokrasi, Koalisi Revisi UU ITE Ajukan Tuntutan

Kerusakan tersebut menunjukkan bahwa sepotong kerak yang lebih besar dari Belgia atau Tasmania pasti telah terkoyak sejauh 120 km di sepanjang retakan sudut rendah, atau patahan detasemen, untuk membentuk depresi dasar samudra saat ini.

Dr Pownall juga mengatakan bahwa patahan ini, Detasemen Banda, merupakan robekan di dasar laut yang terbuka lebih dari 60.000 kilometer persegi.

"Penemuan ini akan membantu menjelaskan bagaimana salah satu wilayah laut terdalam di Bumi menjadi begitu dalam," katanya.

Menurut Dr Pownall penemuan ini dapat menunjukkan jumlah ekstensi ekstrim yang pasti terjadi saat kerak samudera menipis.

Baca Juga: Wajibkah Wanita Salat Tarawih di Masjid? Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Tiga Hal Ini

Selain itu penemuan Detasemen Banda tersebut juga dinilai akan membantu menilai bahaya tsunami dan gempa bumi di masa depan.

“Di wilayah dengan risiko tsunami ekstrem, pengetahuan tentang patahan besar seperti Detasemen Banda, yang dapat membuat gempa bumi besar ketika tergelincir, merupakan dasar untuk dapat menilai bahaya tektonik dengan baik,” katanya.

Lalu sebenarnya bagaimana dampak Weber Deep atau patahan terbesar di Bumi yang terletak di Indonesia tersebut?

Dilansir dari ensiklopedia milik STEKOM, Laut Banda pernah mengalami kegempaan pada tanggal 1 Agustus 1629 yang episentrumnya berada di Palung Seram.

Baca Juga: PENTING! Daftar Bansos PKH BPNT 2023 Bisa Lewat HP Ga Perlu ke Mana-mana Lho, Begini Caranya

Gempa ini merupakan gempa megathrust yang berkekuatan magnitudo 8,2 - 8,8.

Gempa megathrust di Laut Banda tersebut juga diketahui memicu tsunami dengan ketinggian 15 m yang menerjang Kepulauan Banda 30 menit setelah gempa terjadi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# perairan Laut Banda
# Weber Deep
# Dampak Buruk Jika Gigi Dibiarkan Sakit
# Australian National University
# dasar laut
# Patahan
# penelitian
# gempa megathrust
# Penemuan
# bumi
# bahaya
# Tsunami
# Tsunami
# gempa bumi
# Indonesia

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.