AYOJAKARTA.COM--Pesta demokrasi bangsa Indonesia berupa Pilpres akan digelar 2024 mendatang.
Kendati masih beberapa bulan, namun sejumlah partai sudah ancang-ancang melakukan banyak hal. Termasuk memutuskan bakal calon presiden yang akan diajukan dalam momentum tersebut.
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi salah satu tokoh yang kini sudah dilirik sejumlah Parpol.
Diketahui Anies Bawedan sudah mengantongi tikey sebagai Capres pada Pemilu 2024 nanti dengan dukungan dari Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PKS.
Walaupun kerap kali diterpa isu miring, namun pihaknya tidak gentar untuk tetap memberikan dukungan kepada Anies Baswedan.
Bahkan Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya tidak merasa khawatir lagi dengan elektabilitas Anies Baswedan dan merasa percaya diri.
Berbeda dengan Prabowo Subianto yang berdasarkan rumor akan didampingi oleh Muhaimin Iskandar saat maju Pilpres nanti, belum ada rumor beredar tentang siapa Cawapres Anies nantinya.
Ketika Willy Aditya ditanya perihal Cawapres Anies, ia belum bisa memastikan dan mengingatkan bahwa hal-hal yang terjadi di dalam dunia politik memiliki banyak kemungkinan.
“Politik adalah seni kemungkinan dan politik memiliki elemen of surprise, kita cicil-cicil dulu lah,” kata Willy, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (10/2/2023).
Willy Aditya menyampaikan bahwa tidak perlu terburu-buru dalam mengusung Cawapres karena pendaftaran untuk Pemilu 2024 saja belum terbuka. Ia mengaku partai koalisinya masih dalam tahap pembahasan untuk menentukan Cawapres.
“Masalah Cawapres itu bagian yang masih menjadi proses pembahasan,” ujar Willy Aditya.
Meskipun belum mantap menentukan Cawapres, pihak Anies Baswedan sudah merasa percaya diri dan tidak membutuhkan strategi yang rumit untuk memenangkan Anies dalam Pemilu.
Willy meyakini bahwa elektabilitas dari Anies sudah sangat tinggi jadi tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk kampanye, bahkan diakuinya dukungan untuk Anies sudah melimpah.
“Kalau memenangkan kalau strategi, Anies ini modal bismillah hasil alhamdulillah. Artinya ini kan low cost high explosion,” ujar Willy.
Uniknya, Willy mengatakan bahwa ia hanya perlu modal menggunakan chat WhatsApp saja maka dukungan dari ibu-ibu akan senantiasa datang ramai-ramai.
“Jadi Anies kemana-mana tuh cukup modal WA saja, emak-emak datang. Hujan-hujan tetap berdiri mereka itu,” kata Willy percaya diri.
Dengan penuh keyakinan Willy Aditya meyakini bahwa Anies bisa menang melawan Prabowo dengan usaha bersama dari koalisi partai.
“Kalau masalah keyakinan kita berusaha bersama-sama. Ngga ada orang yang memajukan kandidatnya ngga yakin menang,” kata Willy Aditya.
Berdasarkan data dari Lembaga Survei Indonesia per Agustus 2022, Anies Baswedan memiliki tingkat elektabilitas sebesar 19,3% sedangkan Prabowo Subianto adalag 21,3%.
Elektabilitas sendiri merupakan tingkat ketertarikan publik dalam memilih sesuatu yang dalam hal ini adalah tokoh politik.***

Share this article
pihak Anies Baswedan sudah merasa percaya diri dan tidak membutuhkan strategi yang rumit untuk memenangkan Anies dalam Pemilu.