Berat Resiko Richard Eliezer Bongkar Kasus Pembunuhan Yosua, Martin: Sebut Pelaku Harus Tes Kejiwaan!

Berat Resiko Richard Eliezer Bongkar Kasus Pembunuhan Yosua, Martin: Sebut Pelaku Harus Tes Kejiwaan!
Berat Resiko Richard Eliezer Bongkar Kasus Pembunuhan Yosua, Martin: Sebut Pelaku Harus Tes Kejiwaan!

AYOJAKARTA.COM - Menjelang pembacaan vonis para terdakwa kasus pumbunuhan berencana Brigadir Yosua, dukungan kembali diterima oleh Richard Eliezer.

Sebelumnya, Richard Eliezer mendapat Amicus Curiae dari Institute for Criminal Justice Reform (IJCR) dan PILNET, kali ini dukungan datang dari Aliansi Akademisi Indonesia.

Aliansi Akademisi Indonesia melayangkan surat ke Pengadilan Negeri jakarta Selatan, yang telah ditandatangani oleh 122 akademi dari Universitas di Indonesia.

Baca Juga: Doa Richard Eliezer Sebelum Tembak Yosua Jutsru akan Memberatkan Menurut Gayus Lambuun, Kok Bisa?

Mantan Hakim Agung (2009-2014) Djoko Sarwoko, memberikan tanggapannya terhadap dukungan Amicus Curiae yang datang untuk Richard Eliezer.

Menurut Djoko Sarwoko, Amicus Curiae ini bisa diterima oleh Majelis hakim dan dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam menentukan putusan.

"Untuk di Indonesia, melihat dari perkembangan hukum, atau perundang-undangan memang belum ada pengaturannya, namun demikian dalam beberapa peradilan, sudah beberapa kasus, yang diikuti dengan Amicus Curiae," jelas Djoko Sarwoko.

"Meski belum ada pengaturannya, tidak menutup kemungkinan bagi hakim untuk menerima adanya Amicus Curiae itu, dengan berdasarkan atau merujuk pada pasal 5 ayat 1 Undang-undang 48,"sambungnya.

UU No. 48 Tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman Pasal 5 ayat 1 berbunyi, mengatakan Hakim dan hakim konstitusi wajib menggali, mengikuti, dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat.

Baca Juga: Ungkap Salah Satu Penyebab Naiknya Biaya Haji, Komisi VIII DPR: Harga Aslinya Dinaikkan Jadi 5 Kali Lipat!

Melalui penasihat hukumnya Martin Simanjuntak, keluarga Brigadir Yosua menyatakan tidak menyalahkan adanya Amicus Curiae yang mendukung Richard Eliezer.

"Amicus Curiae ini hadir ke persidangan bukan karena Eliezer yang sebelumnya 'berbuat jahat' karena menembak Yosua, tapi karena Richard Eliezer bertaubat mengakui kesalahan dengan meminta maaf dan berkata jujur dengan membantu jalannya persidangan," ungkap Martin Simanjuntak.

"Bukan hanya membantu hukum, membantu keluarga juga, oleh karena itu tidak bisa dipersalahkan Amicus Curiae, ini kan timbul spontan karena hati nurani, perasaan," sambungnya.

Martin Simanjuntak pun menjelaskan bahwa Amicus Curiae ini mendapatkan dukungan dari seorang Lawyer Hak Asasi Manusia yang menjadi duta besar di luar negeri.

Baca Juga: Geger! Mahfud MD Bakal Dicalonkan jadi Presiden 2024 oleh Kamaruddin Simanjuntak Tapi Ini Syaratnya

"Bahkan saya sempat lihat di acara kemarin salah satu Lawyer Hak Asasi Manusia yang senior sudah purna tugas, menjadi Duta Besar di luar Negeri ikut memberikan dukungan," ujar martin Simanjuntak.

Selain itu Martin Menegaskan bahwa keluarga tidak membenci, akan tetapi justru pihaknya turut menyetujui Amicus Curiae tersebut.

"Hal-hal seperti ini bagaimana keluarga mau benci? dan keluarga sepemahaman dengan Amicus Curiae, setuju, dalam artian Richard tetap dianggap bersalah, tapi pertanggung jawabakanlah itu dan jangan diberatkan, harus diringankan," jelas Martin Simanjuntak.

"Berdasarkan undang-undang, berdasarkan hati nurani dari keluarga korban, dan juga berdasarkan statusnya sebagai JC (Justice Collaborator), dia (Richard Eliezer) sudah membantu," sambungnya.

Baca Juga: Kronik di Tubuh KPK karena Gagal Tersangkakan Anies Baswedan? Rocky Gerung: Motto KPK Berani Jujur Pecat!

Bahkan Martin Simanjuntak mengatakan jika ada yang menyebut Richard Eliezer adalah pelaku utama, maka harus dilakukan tes kejiwaannya.

"Kalau Richard tidak jujur, di awal dikenai pasal 338 ancaman maksimal 15 tahun, kalau dia tutup mulut saja, terima duit Sambo, selesai, dia cukup mempertanggung jawabkan mungkin cuma 6 tahun, 7 tahun, 5 tahun, belum dipotong pb, dia pakai itu gak, enggak, dia menempuh jalan yang sulit," ungkap Martin Simanjuntak.

"Ini maksud saya kalau kita punya hati nurani susah untuk tidak mempertimbangkan hal-hal tersebut, makanya kalau ada yang mengatakan, dia penegak hukum, sudah menggunakan jasa Richard Eliezer tapi tetap mengatakan Richard Eliezer adalah pelaku utama ini perlu di tes kejiwaannya," sambungnya***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# justice collaborator
# Richard Eliezer
# kasus Ferdy Sambo
# kasus Ferdy Sambo
# Amicus Curiae
# Bharada E
# Martin Simanjuntak

News Update

Metropolitan

Rano Karno Resmikan Bus Open Top Tour Jakarta Batavia, CEK Tarif dan Rutenya!

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi meluncurkan operasional bus Transjakarta Open Top Tour rute Jakarta Batavia di Jalan Kali Besar Barat, Tambora, Jakarta Barat, Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Peringati Hari Anak Nasional, PT TransJakarta Gelar Acara Tahunan 'Merakids 2026' Kenaikan Budaya Bertransportasi Publik

Dalam rangka memperingati Hari Anak NNasional, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar program tahunan bertajuk 'Merakids 2026: Bermain, Belajar, dan Berpetualang' pada Kamis, 23 Juli 2026.

Nasional

BRI Peduli Dorong Semangat Belajar Anak Indonesia Melalui Program Ini Sekolahku

BRI Peduli memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan kelas inspirasi dan penguatan Program Ini Sekolahku di enam sekolah.

Ekonomi

Siapa Saja Pemegang Saham Utama di Balik Kredivo Group?

Kredivo dikuasai FPL Capital (85%) dan PT Wanteg Selaras Alam (15%). Didirikan Akshay Bhargava dan dipimpin Dirut Umang Rustagi, aset Kredivo tembus Rp1,49 T dengan ekuitas Rp414,49 M di akhir 2025.

News

Targetkan 35.624 KDKMP di Akhir Tahun 2026, Zulhas: Skema Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Merah Putih

Instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, skema penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ekonomi

Kredivo Temui OJK Usai DC Ketahuan Lecehkan Nasabah

Kredivo investigasi dugaan pelecehan oleh oknum debt collector mitra (PT Danakirti Arta Kirana). Hasilnya resmi dilaporkan ke OJK pada 23 Juli 2026 demi pastikan penagihan tegas dan sesuai aturan.

News

Sudah Tahu? Ada Rentetan Aksi Unjuk Rasa Berjilid Sejak 20 Juli 2026 di DKI Jakarta: Tuntutan MBG hingga Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah!

Tak banyak diliput oleh media namun ramai di media sosial, sejumlah titik di wilayah Jakarta diwarnai oleh gelombang aksi unjuk rasa sejak Senin, 20 Juli 2026.

Jakarta Selatan

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh, Walkot Jaksel Syafrin Liputo Pastikan KBM Tetap Berjalan!

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berjalan dengan baik pasca insiden robohnya bangu

News

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini, Polisi Kerahkan 900 Personel hingga Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 900 personel gabungan disiagakan guna mengawal aksi demonstrasi yang akan berlangsung di dua titik wilayah Jakarta Pusat pada hari ini, Kamis, 23 Juli 2026.

Bekasi

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Jakarta Pusat

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini: Mahasiswa hingga Ojol di 2 Titik Berbeda Gambir dan Kawasan DPR RI!

Setidaknya dua aksi unjuk rasa besar yang digelar oleh aliansi mahasiswa dan massa ojek online (ojol) di sejumlah titik di Jakarta Pusat, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Pipa Sempat Bocor, PAM Jaya Pastikan Layanan Air Bersih di Jalan Simatupang Berfungsi Kembali!

Layanan air bersih untuk warga di wilayah terdampak kebocoran pipa di Jalan TB Simatupang kini telah kembali pulih.

Bekasi

Mendukung Wajah Baru TPST Bantargebang, Saatnya Warga Jakarta Pilah Sampah dari Dapur

Pemprov DKI beralih ke controlled landfill di Bantargebang dengan pasang geomembran cegah air lindi. Target bebas open dumping 2029 ini butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

Cegah Bahaya Pemukiman Padat, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Budaya Sadar Bencana di Tangerang

Pertamina Patra Niaga Regional JBB luncurkan SAHABAT SIAGA di Tangerang! Warga Mekarsari dilatih simulasi kebakaran dan gempa.

Jakarta Selatan

Soal Perbaikan Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jaksel, Pramono Buka Opsi Gunakan Dana KLB, Apakah Itu?

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait kerusakan bangunan yang terjadi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Kerap Jadi Biang Kemacetan di Kawasan Cakung-Cilincing, Pemprov DKI Gratiskan Truk Kontainer Parkir di Terminal Tanah Merdeka!

Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah cepat guna mengatasi kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan Cakung-Cilincing.

Bekasi

TPST Bantargebang Mulai Pakai Geomembran, Targetkan Sistem Controlled Landfill Rampung 2029

Pemprov DKI pasang geomembran di TPST Bantargebang untuk transisi ke controlled landfill hingga 2029. Langkah ini tekan air lindi dan butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.