AYOJAKARTA.COM – Sebagai organisasi yang fokus pada kasus Pemberantasan Korupsi, KPK memiliki motto Berani Jujur Hebat.
Namun setelah Fitroh Nurcahyanto selaku Direktur Penuntutan KPK mengundurkan diri, kritik pedas dengan cara mengubah motto KPK kemudian mencuat ke publik.
Sempat menjadi pemberitaan media, bahwa mundurnya Direktur Penuntutan KPK berhubungan dengan nama Anies Baswedan.
Baca Juga: Ingin Rezeki Melimpah dan Berkah? Baca Doa Ini Tiap Pagi Sebelum Berangkat Kerja
Dugaan yang menjalar ke ranah publik diakibatkan Fitroh enggan untuk memberikan status tersangka untuk Anies dalam kasus Formula E.
Menyikapi ramainya pemberitaan tersebut, Rocky Gerung kemudian memberi kritik bagi KPK dengan cara menyentil motto KPK.
“Itu tagline dari KPK mesti diganti, bukan Berani Jujur Hebat, Berani Jujur Pecat!” tegas Rocky yang akrab disapa dengan imbuhan Bung.
Lebih lanjut, Bung Rocky menilai bahwa sekarang publik kemudian mengetahui bagaimana dan apakah yang sebenarnya terjadi di dalam KPK.
“Itu segerombolan orang yang berupaya mengepung Anies Baswedan,” ujar Rocky dalam sebuah wawancara bersama Hersubeno Arief.
Baca Juga: Terkuak! 7 Fakta Mahasiswi yang Tewas Dibunuh Mantan Pacar Pakai Kloset di Pandeglang
Rocky menilai apa yang dilakukan oleh KPK tidak mudah untuk dilakukan, sebab ada sejumlah hak bersifat pribadi yang sukar ditembus.
“Ya susah, karena ada soal kebebasan hati nurani, kesesuaian fakta dengan perintah,” terang Rocky.
Sehubungan dengan adanya dugaan KPK yang berusaha menyeret Anies Baswedan dengan menggunakan isu Formula E, Rocky memberi tanggapan.
“Point dasarnya adalah ada upaya untuk mempolitisasi KPK karena kasus Anies Baswedan,” imbuhnya.
Selain itu, Rocky mengingatkan perihal adanya dugaan korupsi E-KTP yang sengaja dilupakan, namun justru mengangkat kasus formula E.
Baca Juga: Keren! Tak Masalah Didepak MU, Cristiano Ronaldo Justru Menggila dengan Buat Rekor Baru
Nama Ganjar Pranowo sendiri sempat disebut-sebut sebagai salah satu penerima penggelapan dana hasil kasus E-KTP.
Situasi tersebut, oleh Rocky kemudian diistilahkan sebagai bentuk Politainment, yakni politik yang diolah secara infotainment.
Status Anies Baswedan sebagai salah satu calon presiden pilihan publik, dinilai Rocky membuat sekelompok elite mulai tegang.
“Ketegangan politik di tingkat elite yang dibawa ke tingkat bawah, itu bisa berbahaya nantinya,” jelas Rocky.
Dalam kesempatan tersebut, Rocky berharap agar Komisi Pemberantasan Korupsi berhenti memperkarakan Anies Baswedan.
Bukan hanya itu, Rocky Gerung juga meminta agar persoalan yang terjadi di tingkat elit tidak mempengaruhi konflik lainnya.
“Jadi biarin aja konflik di tingkat elit, jangan dibawa-bawa ke bawah, karena KPK adalah lembaga yang kita perlukan,” pungkas Rocky.

Share this article
Rocky Gerung filsuf dan akademisi berikan opininya soal keadaan KPK saat ini sebagai pemberantas korupsi yang gagal tersangkakan Anies...