AYOJAKARTA.COM - Richard Eliezer menjadi satu-satunya terdakwa yang mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat setelah membunuh seseorang.
Bukan tanpa alasan, dukungan yang diberikan kepada Richard Eliezer terjadi karena sosok itu memberikan bukti nyata bahwa ada seseorang yang berani untuk melawan ketidakadilan.
Hingga sidang akan memasuki tahap akhir, dukungan demi dukungan terus saja diberikan kepada Bharada Richard Eliezer.
Seperti salah satu catatan pinggir yang dibacakan oleh Irma Hutabarat untuk Richard Eliezer di kanal YouTubenya.
Dukungan penuh diberikan oleh seseorang kepada Richard Eliezer yang disebut telah mewakili perasaannya.
Melalui sebuah live streaming pada 5 Februari 2023, Irma Hutabarat membacakan pesan yang diberikan oleh seseorang kepada Richard Eliezer.
Dikutip AyoJakarta dari kanal YouTube Irma Hutabarat, berikut ini adalah isi dari surat atau catatan pinggir untuk Richard Eliezer itu.
Untuk Richard Eliezer Pudihang Lumiu (yang tak membaca tulisan ini)
BERDIRILAH tegak, Richard. Kau duduk di depan mahkamah dan keluar dari sidang pengadilan, bukan lagi seorang polisi yang membunuh. Kehadiranmu sebuah metamorfosis. Kau sebuah ambiguitas.
Di depan para hakim, kau polisi dan kau juga pelanggar hukum, di ruang pengadilan itu, kau sebuah titik kumpul di mana berbaur dan berbenturan, keadilan dan ketidakadilan, hukum dan empati, sakit hati dan rasa belas.
Kau terdakwa yang membuat Yosua jadi korban, tapi kau juga seorang korban.
Kau subyek yang menembak Yosua dan tanganmu berdarah – tapi juga obyek yang seperti boneka digerakkan atasanmu.
Kau pelengkap penderita sebuah kekuasaan, tapi kau pelengkap penyerta proses keadilan.
Kau penolong agar setidaknya bapak-ibu Yosua, pacarnya, dan kami semua tak berhimpit sesak sebagai korban kekuasaan.
Setelah membacakan catatan pinggir tersebut, Irma Hutabarat mengaku bahwa dirinya merasa tersentuh dengan kalimat-kalimat tersebut.
Ia merasa bahwa apa yang tertulis dalam satu halaman kecil tersebut telah mewakili perasaan dari semua orang.
“Tersentuh sekali ya membaca catatan pinggir ini karena memang seperti merepresentasikan perasaan kita semua. Bahwa kita melihat Richard Eliezer ini sebagai korban yang membuat Yosua menjadi korban,” ujar Irma Hutabarat.***

Share this article
Irma Hutabarat bacakan isi catatan pinggir untuk mendukung Richard Elieze, isinya bikin merinding, kau pelengkap penderita sebuah kekuasaan.