AYOJAKARTA.COM – Kasus pembunuhan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J tengah memasuki masa akhir persidangan.
Para terdakwa termasuk Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi akan mendengarkan vonis hakim atas hukuman dari perbuatan yang dilakukan.
Imbas dari kasus yang menimpa keduanya juga membuat keluarganya juga ikut menjadi sorotan public, termasuk putri sulung mereka yakni Trisha Eungelica Ardyadana.
Fakta mengejutkan datang dari Trisha yang mengatakan bahwa Ferdy Sambo memiliki kebutuhan khusus sehingga dirinya harus bolak-balik ke penjara.
Hal ini disampaikan saat dirinya live di akun TikTok miliknya @troasang.
Diketahui bahwa anak sulung dari mantan Kadiv Propam Polri ini aktif di media sosial miliknya baik itu di TikTok maupun di Instagram miliknya.
Trisha kerap melakukan live di TikTok dan menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan kepadanya. Aktivitas saat ia live diabadikan oleh akun TikTok @citraaaaa.91.
Baca Juga: Apa Istimewanya Puasa Senin Kamis? Buya Yahya Beberkan Alasannya, Bisa Menyesal Kalau Tak Dibiasakan
Dalam video, Trisha kedapatan menjawab pertanyaan yang diajukan kepadanya ia menjawab pertanyaan dari pengikutnya yang bertanya kenapa makanan orang tuanya harus dikirim dari rumah.
Trisha mengungkapkan bahwa Ferdy Sambo memiliki kebutuhan khusus, yang menurut dia banyak, sehingga harus bolak-balik ke penjara.
Kebutuhan khusus Ferdy Sambo ini menurutnya banyak, salah satunya tidak boleh makan sembarangan, sehingga dirinya harus mengantarkan makanan dari rumah.
“Papa kan ada kebutuhan khusus, banyak deh. Makannya sembarangan soalnya, buset deh Bapakku tuh,” jawab putri sulung Ferdy Sambo dikutip AyoJakarta.com melalui unggahan video TikTok @citraaaaa.91, Selasa (7/2/2023).
Saat mengantarkan makanan kepada orang tuanya, Trisha mengaku menitipkannya kepada petugas.
Salah satu pengikut di TikTok juga ada yang menanyakan foto kebersamaan saat dirinya menjenguk Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di penjara.
Ia pun menjawab bahwa tidak ada foto dengan orang tuanya. Hal ini dikarenakan setiap menjenguk orang tuanya di tahanan handphone harus dititipkan dan tidak boleh dibawa masuk ke dalam,
“Gimana caranya, handphone saya aja di mobil, tidak boleh bawa handphone, daripada saya titip mending saya taruh aja di mobil,” ujarnya.
Ditanya harapan di tahun 2023, jawaban Trisha sungguh buat nyesek.
Sambil menghela napas, ia berharap semoga di tahun 2023 masih tetap bertahan hidup.
“Ya semoga tetap bertahan hidup lah, kayak lost of hopes aja sih,” tuturnya.

Share this article
Trisha mengatakan bahwa Ferdy Sambo memiliki kebutuhan khusus sehingga dirinya harus bolak-balik ke penjara.