AYOJAKARTA.COM - Dalam salah satu kajian mengenai penyakit di dalam hati, Buya Yahya mendapat pertanyaan dari jamaah.
Saat itu, seorang jamaah mempertanyakan kepada Buya Yahya bagaimana agar bisa melakukan pendeteksian dini tentang penyakit hati.
“Bagaimana menangani penyakit hati, yang berdampak membahayakan dunia dan akhirat?” tanya jamaah kepada Buya Yahya.
Baca Juga: Apa Istimewanya Puasa Senin Kamis? Buya Yahya Beberkan Alasannya, Bisa Menyesal Kalau Tak Dibiasakan
Lebih lanjut jamaah menjelaskan tentang sikap kebanyakan manusia yang langsung berusaha mengobati penyakit fisik yang hanya berdampak pada urusan dunia.
Usai mendapatkan pertanyaan jamaah secara utuh dan menyeluruh serta menangkap maksud jamaah, Buya kemudian memberi tanggapan.
“Kalau penyakit dhohir itu, orang lain bisa mengetahui bahwasanya kita sakit, kalau penyakit batin yang tahu adalah diri sendiri,” ujar Buya yahya dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.
Baca Juga: Viral Tanah Arab Saudi Menghijau, Buya Yahya Beberkan Hadist Tanda Kiamat: Apa Sudah Siap?
Buya juga menambahkan dengan banyaknya kemungkinan-kemungkinan untuk dengan mudah disalah-artikan oleh orang lain.
Buya mencontohkan tentang seseorang yang terlihat secara fisik seperti pendengki, sombong, pendengki tetapi padahal tidak.
“Makanya kita gampang salah menilai, cuma dhohir bisa dilihat kadang seolah-olah, tetapi bathin sombong adanya di dalam,” tambah Buya.
Baca Juga: Wajib Tahu! Kata Buya Yahya Lakukan Ini Jika Ingin Masuk Surga Tanpa Hisab, Apa Saja?
Korengan, iritasi, dan segala penyakit fisik bisa diketahui oleh dokter atau orang lain dengan mudah, akan tetapi tidak dengan batin.
Karena sulitnya melihat apa yang tersembunyi di dalam batin seseorang, maka ilmu membersihkan dan menjaga hati sangat penting.
“Sehingga dikatakan, ilmu membersihkan hati dan menjaga hati itu ilmu fardhu ain di atas fardhu ain, bukan sekedar fardhu ain biasa,” terang Buya.
Untuk bisa terbebas dari kedengkian hati, iri, dendam dan segala macam penyakit batin yang berpotensi membahayakan dunia dan akhirat, Buya memberi anjuran.
“Setiap ada perbincangan tentang penyakit sombong, bahaya sombong, jadikan Anda orang yang pertama mendengarnya,”
Buya menambahkan jika proses pembersihan diri tersebut dialihkan kepada orang selain diri sendiri, maka hasilnya akan sia-sia.
“Permasalahannya, kenapa kalau belajar selalu untuk orang lain, bukan untuk diri sendiri?!” ujar Buya mengingatkan untuk melihat kedalam diri, bukan ke orang sekitar.
Sebelum memahami bahwa setiap orang berpotensi memiliki penyakit hati, Buya mengingatkan agar melakukan penyangkalan-penyangkalan.
“Jangan sekali-kali engkau mengatakan bahwa engkau tidak berpenyakit hati, jangan sampai berkata hatiku bersih,” jelas Buya.
Baca Juga: Nasihat Buya Yahya Untuk Mengobati Luka Batin Ternyata Mudah Dipahami!
Sehubungan dengan sulitnya membuat seseorang menyadari tentang adanya penyakit hati di dalam diri, Buya memberi pesan dan menebar harapan.
“Kapan bisa berobat orang tidak sadar dirinya sakit? Semoga Allah SWT menjaga hati kita semuanya, membersihkan hati,” pungkasnya.***

Share this article
Simak baik-baik, begini anjuran Buya Yahya agar kita dijauhkan dari bahaya penyakit hati yang bisa membahayakan dunia akhirat.