Hakim Wahyu Beri Jeda Waktu Lama Sebelum Vonis Ferdy Sambo, Gerakan Bawah Tanah Semakin Leluasa Bergerak?

Hakim Wahyu Beri Jeda Waktu Lama Sebelum Vonis, Gerakan Bawah Tanah Semakin Leluasa Bergerak?
Hakim Wahyu Beri Jeda Waktu Lama Sebelum Vonis, Gerakan Bawah Tanah Semakin Leluasa Bergerak?

AYOJAKARTA.COM – Hakim Wahyu memberikan jeda waktu selama 2 minggu untuk menjatuhkan vonis kepada terdakwa Ferdy Sambo.

Dalam tuntutan Jaksa, Ferdy Sambo mendapat tuntutan penjara seumur hidup. Hal ini akan berpengaruh kepada Hakim Wahyu sebagai Hakim Ketua kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dalam memberikan vonis.

Jeda waktu yang ditentukan oleh Hakim Wahyu dinilai tidak selaras dengan prinsip peradilan yang menekankan sederhana, cepat, dan murah.

Baca Juga: Amalan Mbah Moen Setelah Sholat Isya supaya Banjir Rezeki, Cukup Baca Kalimat Ini!

Waktu 2 minggu dinilai terlalu lama dan dikhawatirkan dugaan adanya gerakan bawah tanah akan lebih leluasa bergerak dalam jeda waktu tersebut.

Adanya gerakan bawah tanah yang menginginkan peringanan hukuman kepada para terdakwa disampaikan oleh Menko Polhukam Mahfud MD.

Pengamat Intelijen Solemen B Ponto membenarkan bahwa dengan adanya jeda waktu yang cukup lama akan membuat potensi gerakan bawah tanah berintervensi.

“Ya bisa saja memang jeda waktu itu membuat segala macam situasi bisa terjadi,” ujar Solemen B Ponto.

Baca Juga: Heboh! Pandemi Virus Covid-19 Sudah Diprediksi Sejak Tahun 1956, Benarkah?

Ferdy Sambo sendiri dijadwalkan akan menerima vonis hukumannya pada 13 Febuari 2023 mendatang.

Meskipun demikian Solemen B Ponto meyakini bahwa Majelis Hakim termasuk Hakim Wahyu dapat memutuskan vonis yang adil dengan legal dan berdasarkan materi di persidangan.

“Tapi saya yakin jeda waktu ini membuat hakim itu betul-betul ingin melihat secara legal, secara materi seperti apa,” kata Solemen B Ponto.

Proses hukum kasus pembunuhan Yosua ini dibuka secara umum jadi baik media maupun masyarakat dapat mengikuti dan juga mengawasinya.

Baca Juga: Dilema Yuridis Dialami JPU, Asep Iriawan: Richard Eliezer itu Justice Collaborator, bukan Justice Calculator!

Solemen B Ponto menilai bahwa Hakim akan dihadapkan dengan keputusan yang sulit karena pelaku kasus ini adalah seorang mantan Kadiv Propam Polri atau dengan kata lain adalah polisinya polisi.

Di samping itu, Ferdy Sambo sebagai pelaku juga sempat membuat skenario palsu untuk membuat kabur fakta dan juga ada upaya untuk menghilangkan barang bukti.

Maka hukuman yang akan diterima oleh Ferdy Sambo diduga akan sangat berat mengingat jabatannya di dalam kepolisian.

Baca Juga: Hati-hati! Dzikir Setiap Hari Bisa Saja Ditolak? Ustadz Abdul Somad: Amalan Indah Ini Sudah Pasti Diterima

“Kalau pembunuhnya, pelaku itu orang sipil itu tidak ada masalah. Tapi sekarang pelakunya itu adalah polisinya polisi. Setelah membunuh malah membuat skenario,” ujar Solemen B Ponto.

Melihat posisi Hakim saat ini, Pengamat Intelijen ini lantas teringat dengan nasihat dari mantan Presiden RI Soeharto.

“Saya teringat kata-kata Pak Harto, kalau kamu dihadapkan kepada situasi yang sulit maka berpihaklah kepada kepentingan orang banyak walaupun itu belum tentu benar kamu tidak akan disalahkan,” kata Solemen B Ponto, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube MetroTV (5/2/2023).***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# gerakan bawah tanah
# Kasus Pembunuhan Brigadir J
# hakim Wahyu Iman
# vonis ferdy sambo
# Soleman B Ponto
# Ferdy Sambo

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.