AYOJAKARTA.COM - Gerakan bawah tanah kembali keras disuarakan oleh Mantan hakim Asep Iwan Irawan.
Dalam sebuah acara Primetime News yang ditayangkan pada akun YouTube MetroTv (29/1/2023), Asep Iwan Iriawan mengatakan bahwa ada kegentingan yang tersirat dari adanya gerakan bawah tanah yang membuat kegaduhan setelah diungkapkan oleh Menko Polhukam, Mahfud MD.
Selain itu Asep Iwan Iriawan juga menyebut bahwa semua yang terlibat dalam kasus ini adalah pemain pemain hebat.
Baca Juga: Mengejutkan! Ternyata Ferdy Sambo Dibeking Petinggi Kejaksaan, Benarkah? Cek Faktanya
“Kegentingan tidak akan ditampakan, ini kan pemain-pemain hebat semua, ini kelasnya kalau orang Bandung bilang kelasnya borokokok ini kan semua,” ucap Asep.
"Jadi kelasnya betul-betul yang mainnya bukan main kelereng, ini mainnya bukan transparan, tapi mainnya transferan gitu kan,” ungkap Asep.
Asep juga menjelaskan jika sejak awal juru bicara Komisi Yudisial telah menjelaskan bahwa ada gerakan-gerakan bawah tanah maka lebih mudah melihat arah dan tujuannya.
“Sebagai parameternya, modusnya gini nanti, kita pernah belajar modusnya Nurhadi kita pernah belajar modusnya Sudrajat, itu akan dilakukan modus itu dan itu gampang sekali gitu kan, sangat-sangat gampang,” ucap Asep Iwan.
"Makanya semua senyum-senyum gitu, maka sering saya katakan dari awal, ini lawakan gitu, tapi lawakan harus kita kalahkan,” lanjutnya.
“Lawakannya kenapa? Harus berhadapan dengan mereka-mereka ya segala borokokok tadi ya yang pasti tahu duitnya gede,” ujar Asep.
Asep Iwan juga menjelaskan melalui analogi gaji Ferdy Sambo dengan besar pengeluaran rumah tangga yang akhirnya dapat diungkap di persidangan.
"Nih saya kasih tahu lagi indikasi, bayangkan gaji seorang bintang dua berapa si tapi bayangkan sekali lagi, dan megang duit pembantunya sekali transfer 600 juta itu sekelas yang dipegang oleh Ricky kan, 600 juta sekali transfer,” jelas Asep.
"Apalagi kalau transferan ke ya yang nyangkut-nyangkut nyawanya lho dia, ancamannya mati, mana ada jualan mati. Nah itu juga dia akan berusaha, itu yang akan dilakukan yang terkecil gitu kan, apalagi yang gede,” lanjutnya.
Baca Juga: Waduh! Sebut Tim Ferdy Sambo ‘Borokokok’, Mantan Hakim: Mainnya Bukan Transparan tapi Transferan!
Ia pun juga menyentil kejanggalan lainnya seperti penggunaan pesawat jet saat mengantarkan jenazah almarhum Brigadir J ke kediamannya di Jambi.
“Nganter jenazah aja dengan jetnya khusus kan, nah apalagi ini untuk kepentingan pribadinya. Ya sekali lagi, indikasi-indikasi udah terbaca jadi saya udah tahu lah sejak awal arahnya kemana, apa yang dilakukan,” ungkap Asep.***

Share this article
Tanggapi isu gerakan bawah tanah, mantan Hakim Asep Iwan Iriawan sebut kubu Ferdy Sambo main transferan.