AYOJAKARTA.COM - Terdakwa Putri Candrawathi menjalani sidang pledoi atau nota pembelaan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (25/1/2023).
Dalam sidang pledoi ini, Putri Candrawathi memberingan keterangan terkait pembunuhan Brigadir J.
Melalui pembelaannya, Putri Candrawathi mengaku bahwa dirinya tidak sama sekali memikirkan untuk membunuh Brigadir J.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV, awalnya Putri Candrawathi mengatakan bahwa ia tidak pernah berpikir bahwa akan ada peristiwa yang kini merenggut kebahagiaan keluarganya.
Putri mengaku dirinya sempat merasa tak sanggup menjalani hidup usai diterpa kasus ini.
“Tidak sedikitpun pernah terpikrikan peristiwa yang memalukan ini terjadi merenggut paksa kebahagiaan kami. Seringkali saya merasa tidak sanggup menjalani kehidupan ini lagi,” katanya.
“Namun saya bersyukur, ingatan tentang pelukan, senyuman, bahkan air mata suami dan anak-anak menolong saya ketika dunia seolah tak lagi menyisakan sedikitpun harapan akan keadilan,” sambungnya.
Putri kemudian berujar bahwa dirinya sama sekali tidak pernah terpikirkan untuk membunuh Brigadir J.
Bahkan, Putri mengaku bahwa ia tak pernah berpikir untuk merencanakan membunuh Brigadir J.
Baca Juga: Mencengangkan! Pledoi Putri Candrawathi Diberi Judul Surat dari Balik Jeruji, Isinya Bikin Kaget
“Surat ini saya tulis sebagai penjelasan saya secara langsung di depan persidangan yang sangat terhormat ini bahwa saya tidak pernah sekalipun memikirkan apalagi merencanakan ataupun bersama-sama berniat membunuh siapapun,” ujarnya.
Selain itu, dalam pledoinya Putri juga mengutarakan keresahannya karena dipojokkan dalam kasus ini.
Putri menjelaskan bahwa dirinya kerap mendapat tudingan dan fitnah dari berbagai kalangan.
Baca Juga: Kapolri Nyatakan Ferdy Sambo Dihukum Mati dan Putri Candrawathi Seketika Pingsan, Cek Faktanya!
“Disaat proses hukum yang berjalan mencari keadilan bagi korban, saya dihadapkan dengan tudingan serta fitnah oleh banyak pihak dari berbagai kalangan masyarakat,” jelasnya.
Putri pun juga menyinggung bahwa ada pejabat publik yang ikut mengucilkannya meskipun ia menjadi korban kekerasan seksual.
“Bahkan pejabat publik yang ikut beramai-ramai membantah dan mengucilkan saya sebagai korban kekerasan seksual,” singgungnya.***

Share this article
Di sidang pledoi, Putri Candrawathi ngaku dirinya sama sekali tidak pernah merencanakan pembunuhan Brigadir J hingga dikucilkan pejabat.