AYOJAKARTA.COM – Perkembangan penyidikan perkara korupsi Gubernur Papua, Lukas Enembe kini sudah mulai menyentuh ke kelompok kriminal bersenjata.
KPK menyebut pihaknya sedang mendalami adanya dugaan aliran dana Lukas Enembe ke Benny Wenda, salah satu tokoh kelompok separatis.
Dilansir AyoJakarta.com dari Youtube MetroTV, wakil ketua KPK Alexander Marwata menyatakan pihaknya sedang mendalami adanya dugaan aliran ke kelompok separatis tersebut.
“Akan didalami proses penyidikan berdasarkan alat bukti dan keterangan sosial lain, apakah ada keterkaitan yang bersangkutan dengan kelompok yang selama ini berseberangan dengan pemerintah, ucapnya.
KPK menyatakan akan terus mendalami kasus korupsi ini karena menyangkut jumlah uang yang tidak sedikit, ratusan hingga triliun rupiah.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Bank Pembangunan Daerah Papua, semua uang pemprov Papua itu mengalir lewat BPD, Papua penarikan-penarikan tunai, siapa saja vendor yang selama ini mengerjakan proyek-proyek di Papua dan seterusnya tentu akan didalami,” ungkapnya
Tidak akan berhenti di kasus suap atau gratifikasi, KPK akan menyelidiki setiap hal yang menyangkut suatu kegiatan atau proyek.
“Seperti kemarin sudah disebutkan salah satunya terkait dengan pertanggungjawaban dana PON di Papua,” ujarnya.
Mantan Kabais TNI, Laksamana Madya (Purn) Soleman B Ponto mengatakan mengatakan harus jelas dan berhati-hati dalam mendalami aliran dana untuk kelompok separatis.
Dirinya menyebut tidak bisa langsung memberi cap bahwa Lukas adalah orang yang mendukung gerakan separatis atau OPM di Papua, tapi yang jelas sampai saat ini Lukas adalah gubernur pilihan masyarakat Papua
Baca Juga: Tak Hanya Tukang Siomay, Kamaruddin: Masih Ada Tukang Petasan yang Jadi Pelaku Skenario Ferdy Sambo
Ia menjelaskan yang harus diselidiki adalah kemana dan bagaimana aliran dana setelah Lukas diangkat menjadi Gubernur.
“Setelah jadi gubernur kemudian dia memberikan sejumlah uang kepada beberapa orang dimana orang-orang itu mungkin tersangkut dalam OPM, tersangkut dalam gerakan separatis dan lain-lain itu kan urusan lain,” ucap Soleman.
Ia menyebut bisa saja sebenarnya Lukas memberikan uang kepada keluarga, namun tidak mengetahui keluarganya tersebut anggota kelompok separatis.
“Bisa saja itu keluarganya dia, tapi dia tidak mengerti apa pekerjaan mereka sehari-hari,” ujarnya.
Baca Juga: Nasehat Mbah Moen agar Bahagia Dunia dan Akhirat: Cukup Minta 4 Hal Ini kepada Allah SWT, Apa Saja?
Soleman berujar bahwa penyelidikan kasus ini harus dilakukan ekstra hati-hati dan tidak langsung otomatis menyimpulkan Lukas adalah pendukung separatis atau tidak .
Ia mengatakan tidak bisa serta merta menyimpulkan seperti itu karena harus dibuktikan dulu seperti apa itu bentuk mendukung separatis itu.***

Share this article
KPK menyebut sedang mendalami adanya dugaan aliran dana Lukas Enembe ke Benny Wenda, salah satu tokoh kelompok separatis.