AYOJAKARTA.COM - Terdakwa Obstruction of Justice, Chuck Putranto sempat membuat hakim kaget saat di persidangan.
Momen tersebut terjadi saat Chuck Putranto mengungkap bahwa dirinya dengan nyali yang besar berani menanyakan hal ini pada Ferdy Sambo.
Chuck Putranto disebut berani bertanya kepada Ferdy Sambo soal skenario yang dibuatnya pada kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
Ketua majelis hakim persidangan perkara Obstruction of Justice, Ahmad Suhel terlihat kaget saat mengetahui Chuck Putranto berani menanyakan hal tersebut pada Sambo.
“Saudara berani bertanya ini ya?,” ujar hakim dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV.
Hakim menanyakan keberanian dan nyali besar Chuck lantaran saat itu Ferdy Sambo adalah jenderal dengan jabatan yang tinggi di kepolisian.
Saat itu, Chuck Putranto mengaku sempat bertanya pada Ferdy Sambo apakah dirinya ikut menembak Brigadir J pada peristiwa di Duren Tiga,Jumat (8/7/2023).
“Saya mencari momen yang tepat di rumah pribadinya. Sebenarnya saya bertanya kepada Ferry Sambo ‘Apakah Jenderal ada menembak?’,” ucapnya.
Chuck menyebut ia menanyakan hal tersebut usai melihat rekaman CCTV dan bermaksud bertanya pada Sambo setelah rekonstruksi lagi.
Awalnya, Chuck ragu untuk mengungkap pertanyaan tersebut karena ia sudah kena marah dua kali oleh Ferdy Sambo.
Namun, Chuck mengaku berani bertanya karena Sambo sudah dimutasi ke Divisi Pelayanan Markas (Yanma) Polri.
Dirinya menyebut karena sudah dimutasi, saat itu Sambo sudah tidak memiliki jabatan apapun.
Baca Juga: Murka! Ferdy Sambo Penuh Kemarahan Usai Chuck Putranto Tidak Lakukan Perintah Ini
“Saat itu kan beliau sudah Yanma dengan tidak ada jabatan,” ujarnya.
Chuck juga menjelaskan ia baru berani bertanya usai Sambo tidak lagi memiliki jabatan di kepolisian.
Mutasi di Yanma menandakan bahwa Sambo sudah tidak punya jabatan, berbeda dengan status non aktif yang disebutnya masih berstatus setengah jabatan.***

Share this article
Tak disangka, ternyata Chuck Putranto pernah menanyakan langsung ke Ferdy Sambo apakah eks Kadiv Propam itu ikut tembak Yosua.