AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan Ferdy Sambo masih terus menemukan banyak kejanggalan.
Kejanggalan pada kasus Ferdy Sambo dibongkar oleh Aiman Witjaksono, seorang Jurnalis senior.
Sebagai seorang Jurnalis, Aiman Witjaksono berkomitmen untuk memberikan informasi dan manfaat kepada publik.
Baca Juga: Salut, Ternyata Ini Alasan Aiman Witjaksono Berani Ungkap Misteri Uang 100 T Brigadir J
Aiman Witjaksono bertekad untuk terus menyuarakan soal kasus Ferdy Sambo.
Lalu apa saja kejanggalan dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua yang dibeberkan Aiman Witjaksono?.
Berikut ulasannya yang dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Uya Kuya TV pada Kamis, 5 Januari 2023.
Kejanggalan yang pertama adalah terkait uang Rp100 triliun yang ada di rekening Brigadir J.
Hal itu disebut janggal sebab dalam keterangannya tertulis debet, namun ketua PPATK menyebut bahwa angka itu artinya pagu.
Aiman pun pernah bertanya langsung kepada pakar anti TPPU terkait uang fantastis tersebut.
Baca Juga: Motif Pembunuhan Brigadir J Bukan Pelecehan? Aiman Witjaksono: Jangan-jangan Karena...
Dan pakar TPPU menyebut jika debet berarti uang tersebut artinya telah keluar dan diduga ada.
Kedua, soal motif dari kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
Jurnalis senior ini berspekulasi bahwa motif pembunuhannya bukanlah pelecehan, melainkan ada hubungannya dengan uang dalam jumlah fantastis.
Ketiga, isu soal keterlibatan Ferdy Sambo terhadap konsorsium 303 yang saat ini belum jelas bagaimana.
“Jangan-jangan karena uang, uangnya yang banyak karena bicara soal konsorsium ini ada 155 triliun omsetnya satu tahun, kalau seandainya ada dugaan kong kalikong kita ambil 30 persen saja maka sekitar 50 triliun setahun,” ujarnya.
Ke empat, soal tindakan penyuapan yang dilakukan oleh Ferdy Sambo kepada Ricky Rizal, LPSK dan keluarga Yosua.
Baca Juga: Aiman Witjaksono Bicara Soal Kasus Ferdy Sambo dari Uang Rp 100 Triliun, Suap hingga Jet Pribadi
Menurut Aiman, setidaknya harus ada penyitaan soal uang tersebut.
“kenapa katakan sangat janggal karena upaya penyuapan ada ke LPSK ke Ricky Rizal, ke keluarga Yosua untuk dikasih uang dan sebagainya meskipun katanya ditarik lagi,” ujarnya.
Ke lima soal pesawat jet pribadi yang ditunggangi ketika pergi ke Jambi.
Hal tersebut menurut Jurnalis senior ini perlu ditelusuro dari mana aliran dananya.
“Ketika menggunakan pesawat jet pribadi ke Jambi pada waktu itu, itu dipake uang siapa, pesawat siapa operasionalnya siapa, itu kok uangnya nggak disiti? hal-hal seperti itu yang mengusik logika saya untuk kemudian saya mengangkat hal ini,” ucapnya.***

Share this article
Sederet kejanggalan kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan Ferdy Sambo, salah satunya diduga berkaitan dengan konsorsium.