Ahli Hukum Pidana yang Meringankan Kuat Maruf Sebut Hasil Lie Detector Bukan Alat Bukti Sidang

Ahli Hukum Pidana yang Meringankan Kuat Maruf Sebut Hasil Lie Detector Bukan Alat Bukti Sidang
Ahli Hukum Pidana yang Meringankan Kuat Maruf Sebut Hasil Lie Detector Bukan Alat Bukti Sidang

AYOJAKARTA.COM - Sidang kasus pembunuhan Brigadir J masih terus bergulir pekan ini.

Pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Senin (2/1/2023), giliran tim kuasa hukum Kuat Maruf yang menghadirkan saksi ahli meringankan.

Adalah Muhammad Arif Setiawan seorang Ahli Hukum Pidana dari Universitas Islam Indonesia Yogyakarta yang dihadirkan sebagai ahli yang meringankan Kuat Maruf, dikutip ayojakarta.com dari YouTube MetroTV pada Selasa (3/1/2023).

Baca Juga: Febri Diansyah Diserang Bertubi-tubi karena Hal Ini! Warganet: Jadi Pak FS Perintah Perintahin Nembak Mas?

Dalam kesaksiannya, Muhammad Arif Setiawan menegaskan bahwa hasil lie detector tak bisa dijadikan alat bukti di persidangan.

Namun, pembacaan ahli atas alat tersebut bisa digunakan sebagai bentuk kesaksian.

Saksi Ahli Hukum Pidana ini menyebut lie detector hanya salah satu instrumen yang digunakan untuk keperluan penyidikan.

"Kalau lie detector dilihat di dalam pasal 184 itukan tidak termasuk ada di sana, karena itu ahli memahami lie detector yang asal muasalnya dari peraturan Kapolri maka ahli memahami lie detector itu salah satu instrumen untuk keperluan penyidikan," ungkapnya.

Baca Juga: Ahli Psikologi Forensik Sebut Ricky Rizal Sosok yang Bisa Kendalikan Emosi dan Miliki Kepatuhan Tinggi

Tak hanya itu, Muhammad Arif Setiawan juga menjelaskan peran lie detector dalam proses penyidikan.

"Bagaimana penyidik lebih bisa memahami perkara yang sedang dihadapi berkaitan dengan pemeriksaan para saksi dan juga tersangka. Apakah keterangan yang diberikan oleh para saksi itu punya konsistensi tertentu, yang disebut tadi ada kebohongan atau tidak," jelasnya.

Namun, ia menegaskan bahwa lie detector tak bisa digunakan sebagai alat bukti.

"Nah itu kan hanya instrumen di dalam pemeriksaan. Tetapi, ahli memahami (lie detector) bukan salah satu alat bukti," kata Muhammad Arif Setiawan.

Baca Juga: Bikin Kontroversi Lagi, Farhat Abbas Bela Ferdy Sambo dan Sebut Tembakan Bharada E yang Bunuh Brigadir J

Meski demikian, hasil lie detector masih bisa dipakai sebagai alat bukti jika dilakukan dengan prosedur yang benar dan diterjemahkan oleh ahli.

"Tetapi kalau hasil dari lie detector itu dilakukan dengan prosedur yang benar masih mungkin dimanfaatkan untuk dinilai oleh ahli yang mempunyai kompetensi untuk bisa membaca dan kemudian menerjemahkan hasil dari lie detector itu," terangnya.

"Dengan demikian, yang dipakai sebagai alat bukti bukan hasil dari laporan nilai detector-nya, tapi adalah pembacaan dari itu," sambungnya.

Tak hanya Kuat Maruf, tim kuasa hukum Ricky Rizal juga menghadirkan saksi ahli yang meringankan pada sidang Senin (2/1/2023).

Nathanael Elnadus selaku Pakar Psikologi Forensik dari Universitas Indonesia dihadirkan dalam sidang tersebut guna memberikan kesaksian yang meringankan Ricky Rizal.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Hasil Lie Detector
# Muhammad Arif Setiawan
# pembunuhan Brigadir J
# Kasus Pembunuhan Brigadir J
# Lie Detector
# Kuat Maruf
# Ricky Rizal
# penyidikan
# Brigadir J
# Pakar Psikologi Forensik
# alat bukti
# Ahli hukum pidana
# Universitas Islam Indonesia
# Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
# pembunuhan
# Kapolri
# Yogyakarta
# Universitas Indonesia
# persidangan

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.