AYOJAKARTA.COM - Richard Eliezer mengaku kecewa dengan Ferdy Sambo.
Hal itu disampaikan melalui kuasa hukumnya, Ronny Talapessy.
Seperti diketahui bahwa Richard Eliezer mengaku melakukan penembakan atas dasar perintah dari Ferdy Sambo.
Dikutip ayojakarta.com dari TikTok @asepfiktializihan pada Jumat23 Desember 2022, Ronny Talapessy menyampaikan apa yang dirasakan Bharada E.
Baca Juga: Sosok ‘Tuhan Yesus’ di Grup WA Duren Tiga Dibongkar Ricky Rizal, Ternyata Orang Dekat Ferdy Sambo!
Awalnya Ronny Talapessy mengaku bahwa Bharada E tidak bisa memaafkan dirinya sendiri.
“Dia pernah sampaikan ke saya gini, bang saya sangat sulit untuk memaafkan diri saya,” ujar Ronny Talapessy.
Pada saat BAP, Ronny mengaku bahwa kliennya tidak mau digabungkan dengan suami Putri Candrawathi.
Sebab Bharada E kecewa kepada mantan atasannya yang tidak mau mengakui adanya perintah menembak.
Selain itu, Bharada E juga merasa dikhianati karena yang ditembak adalah temannya sendiri.
“Dia sampaikan karena dia itu agak kecewa sama Ferdy Sambo sampaikan ke saya. Bang, Ferdy Sambo tidak mengakui ada perintah tembak,” jelas Ronny Talapessy.
“Terus kedua bang, dia sampaikan bahwa ini yang ditembak adalah temen dia sendiri jadi menurut dia dikhianati dan dia sulit memaafkan dirinya dia,” tambahnya.
Ronny Talapessy juga mengaku heran kepada eks Kadiv Propam Polri ini, di sisi lain ia meminta agar anak buahnya tersebut menembak Yosua.
Namun di sisi lain ia meminta agar Richard Eliezer dipecat dari Kepolisian.
“Satu sisi dia perintah Richard Eliezer untuk nembak, satu sisi dia minta untuk dipecat di satu sisi lainnya bang, dia bilang dia siap bertanggung jawab, ini kami agak bingung juga bang,” ujarnya.***

Share this article
Berikut ungkapan kekecewaan hati Richard Eliezer pada Ferdy Sambo yang disampaikan melalui Ronny Talapessy.