AYOJAKARTA.COM - Beberapa waktu terakhir gempa terus-terusan terjadi di kawasan Pulau Jawa khususnya Jawa Barat.
Gempa bumi yang terjadi belakangan ini merupakan gempa lanjutan dari gempa besar yang sempat mengguncang Cianjur beberapa pekan lalu.
Tak dipungkiri gempa bumi yang terjadi beberapa waktu terakhir ini tentu saja membuat masyarakat khawatir.
Kemudian kejadian gempa bumi terus menerus di kawasan Pulau Jawa beberapa waktu terakhir langsung dihubungkan dengan potensi kemungkinan terjadinya gempa megathrust.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Tv One News pada (16/1/2022), Pepen Supendi selaku peneliti BMKG menuturkan jika hampir seluruh wilayah Indonesia memang berpotensi terjadi gempa dan juga tsunami.
“Perlu diketahui bahwa hampir seluruh wilayah Indonesia memiliki potensi bencana yang diakibatkan oleh gempa bumi maupun tsunami,” jelas Pepen Supendi.
Menurut Pepen hal tersebut disebabkan oleh letak Indonesia yang dipengaruhi oleh empat lempeng tektonik utama.
“Sumber gempa bumi di Indonesia dipengaruhi oleh empat lempeng tektonik utama, Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik kemudian Lempeng Filipina yang menyebabkan adanya zona suduksi dan zona sesar aktif,” ujar Pepen.
Selain itu Pepen juga menjelaskan mengenai potensi gempa megathrust yang berpotensi menimbulkan tsunami setinggi 34 meter yang diprediksi akan terjadi di Indonesia.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Sukabumi Diguncang Gempa Bumi 2 Kali, Berkekuatan M5,8 dan M6,1
“Pada zona suduksi ini ada bagian yang kita kenal dengan zona megathrust yaitu pada bidang kotak antara lempeng sampai kedalaman sekitar 50 kilometer dan salah satunya adalah megathrust Selat Sunda,” ungkap Pepen Sunduksi.
Pepen Supendi selaku peneliti BMKG juga menyebutkan jika zona megathrust sudah diidentifikasi ada 13 titik di Indonesia.
“Di Indonesia sendiri ada 13 zona megathrust yang sudah diidentiikasi oleh para ahli mulai dari Pantai Barat Sumatera, Selatan Jawa, Nusa Tenggara, Utara Sulawesi, dan Utara Papua,” jelas Pepen.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Gempa Bumi Mengguncang Kota Sukabumi dengan Kekuatan 5,8 SR
Dititik-titik tersebutlah, zona megathrust diidentifikasi menimbulkan gempa dengan magnitude maksimul hingga mencapai angka di atas delapan sehingga berpotensi menyebabkan tsunami 34 meter.
“Pada zona-zona megathrust ini sudah diidentifikasi magnitudo terbesarnya atau magnitudo maksimum yang kemungkinan dapat terjadi di atas tersebut rata-rata di atas 8 berdasarkan penelitian terbaru,” pungkas Pepen. ***

Share this article
Peneliti BMKG sebut 13 zona gempa megathrust berpotensi Tsunami 34 Meter sudah teridentifikasi, Pantai Barat Sumatera hingga Utara Papua.