AYOJAKARTA.COM - Kasus kematian satu keluarga di Kalideres menjadi sebuah misteri yang membuat publik penasaran hingga kini.
Hari ini Jumat, 9 Desember 2022, pihak Polda Metro Jaya melakukan ungkap kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat.
Ada satu fakta baru terungkap dari salah satu jenazah kasus kematian satu keluarga di Kalideres yang polisi temukan.
Baca Juga: Jadi Juara Bertahan, Lesti Kejora Borong Penghargaan IMA 2022! Ini Kategori dan Tanggapan Lesti!
Yaitu ditemukan adanya kandungan tamoxifen di organ hepar/hati di salah satu tubuh jenazah korban Kalideres.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Puslabfor Kombes Pol Wahyu Marsudi seperti dikutip Ayojakarta.com pada laman PMJ News Jumat, 9 Desember 2022.
Bahwa di dalam tubuh salah satu korban yakni sang Ibu Renny Margaretha Gunawan ditemukan adanya kandungan tamoxifen di organ hepar/hati.
“Kita menemukan dari organ hepar milik ibu, kita temukan adanya tamoxifen,” ujar Wahyu dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya hari ini.
Baca Juga: Hotman Paris Kecam Pasal 100 RKUHP Hukuman Mati, Mudahkan Terdakwa Kaya Bebas Hukuman!
Tamoxifen sendiri merupakan kandungan yang terdapat dalam obat dimana obat tersebut merupakan obat yang digunakan oleh penderita kanker payudara.
Hari Ini seperti diberitakan sebelumnya, pihak Polda Metro Jaya akan merilis penyebab kematian keempat jenazah korban di Kalideres.
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya pada instagram @ditreskrimum_pmj.
“Besok (hari ini), kami akan merilis titik terang Kasus Kalideres bersama tim Laboratorium Forensik, Asosiasi Psikologi Forensik, Digital Forensik, Ahli Sosial dan Dokter Forensik,” tulis keterangan dari akun Instagram ditreskrimum_pmj.
Baca Juga: Penyebab dan Urutan Kematian Keluarga di Kalideres Berhasil Diungkap Polisi dan Dokter Forensik
Kasus ini akan dirilis oleh pihak Polda Metro Jaya bersama dengan para ahli forensik dan tim ahli sosial yang ikut tergabung selama proses penyidikan kasus ini.
Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam menangani kasus ini diketahui menggunakan metode Scientific Crime Investigation untuk merilis kasus ini.
“Ditreskrimum Polda Metro Jaya berkomitmen menyelesaikan Kasus Kalideres hingga tuntas menggunakan Scientific Crime Investigation,” jelasnya.
Perilisan penyebab kematian satu keluarga di Kalideres dibarengi dengan selesainya laporan akhir yang disusun oleh ahli – ahli yang terlibat.***

Share this article
Pihak Polda Metro Jaya melakukan ungkap kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat. Ada penemuan baru di jenazah