AYOJAKARTA.COM-- Hakim kembali dibuat geram dengan pengakuan Kuat Maruf saat persidangan lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua kemarin.
Kuat mengaku tidak tahu menahu soal Ferdy Sambo menembak Brigadir Yosua. Pernyataan itu lantas membuat hakim pun merasa geram.
Dilansir dari kanal Youtube Kompas Tv pada Selasa (6/12/2022), saat persidangan lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua di PN Jakarta selatan atas terdakwa Richard Eliezer dan Kuat Maruf digelar kemarin.
Baca Juga: 10 Referensi Kado Natal untuk Orang Terdekat, Simpel Tapi Berkesan
Awalnya hakim meminta terdakwa Kuat Maruf untuk menceritakan kronologi sebenarnya dari penembakan yang menewaskan Brigadir Yosua.
Kuat Maruf pun bercerita, pada saat itu ia hanya melihat mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Ferdy Sambo memarahi Brigadir Yosua di rumah dinas Duren Tiga, ia tidak melihat Sambo menembakan peluru ke tubuh Yosua.
Awal kejadian itu menurut Kuat Maruf, Yosua dan Ricky Rizal dipanggil oleh Ferdy Sambo untuk masuk kedalam rumah.
Kemudian sesaat Yosua masuk kedalam rumah bersama Kuat Maruf dan Ricky Rizal dibelakangnya. Kuat mengaku melihat Yosua dimarahi oleh Ferdy Sambo.
"Setelah masuk saya melihat Yosua lagi dimarahi, waktu itu sudah ada bapak dan ada Richard. Saya mendengar kamu kurang ajar sekali kamu, kamu tega sekali sama saya," tiru Kuat.
Selanjutnya, dalam keteranganya terdakwa Kuat melihat Ferdy Sambo memerintah Richard untuk menembak Yosua. Namun dirinya tidak melihat majikanya itu ikut menembak Yosua, akan tetapi ia justru melihat Sambo maju kedepan dan menembak tembok-tembok sekeliling rumah.
"Jadi setelah itu Pak Sambo sempet liat belakang, jadi pada saat itu saya ketakutan. Kalau saya berfikir, bapak sempat nengok-nengok begitu, pikir saya, saya juga mau ditembak waktu itu, oh ternyata bapak mau ke depan tembak-tembak tembok. Saya tidak melihat Bapak menembak Yosua," kata Kuat Maruf.
Mendengar keterangan dari Kuat, hakim pun geleng-gelang dan tertawa tidak percaya dengan kesaksian terdakwa. Hakim justru menilai banyak kejanggalan yang diutarakan oleh Kuat Maruf.
Namun sayangnya meski sudah diperingati berkali-kali untuk jujur, terdakwa justru semakin berbelit-belit di hadapan majelis hakim.

Share this article
Sidang lanjutan kasus pembunuhan Yosua atau Brigadir J kian memanas, hakim geram saat Kuat Maruf ditanya mengenai Ferdy Sambo tembak Yosua