AYOJAKARTA.COM – PT Pertamina (Persero) telah merilis terkait harga terbaru Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi. Hal tersebut disampaikan melalui situs resminya yang mulai berlaku pada tanggal 31 Agustus 2023 lalu.
Ternyata, selain PT Pertamina, ada beberapa perusahaan SPBU swasta yang juga turut menaikkan harga produk BBM miliknya.
Seperti BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo yang mana turut menaikkan harga BBM mulai awal September 2023 ini.
Pertamax yang mana awalnya seharga Rp12.400 kini naik sebesar Rp900, sehingga saat ini dibandrol dengan harga Rp13.300.
Begitu juga dengan Pertamax Turbo yang mengalami kenaikan sebesar Rp1.500, dan Dexlite yang mengalami kenaikan sebesar Rp2.400.
Berikut daftar harga BBM terbaru untuk jenis Pertamina, Shell, BP, dan Vivo di bulan September 2023:
Baca Juga: Pertamina Akan Hapus Pertalite di 2024, Dialihkan ke Pertamax Green 92
Harga BBM Pertamina untuk wilayah Jabodetabek
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Pertamax: Rp 13.300 per liter
- Pertamax Turbo: Rp 15.900 per liter
- Dexlite: 16.350 per liter
- Pertamina Dex: Rp 16.900 per liter
- Pertamax Green 95: Rp 15.000 per liter
Baca Juga: Pertalite Dihapus Tahun Depan, Bos Pertamina: Akan Hadir BBM Pertamax Green 92
Harga BBM Shell untuk wilayah Pulau Jawa
- Shell Super: Rp 14.760 per liter
- Shell V Power: Rp 15.650 per liter
- Shell V Power Diesel: Rp 16.940 per liter
- Shell V Power Nitro+: Rp 16.010 per liter
Baca Juga: Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Naik Lagi Hari Ini, Berikut Daftar Harga BBM Terbaru
Daftar Harga BBM BP AKR
- BP 92: Rp 13.500 per liter
- BP Ultimate: Rp 15.650 per liter
- BP Diesel: Rp 16.350 per liter
Baca Juga: BRI Timor-Leste Bersinergi dengan Pertamina International Timor, S.A
Daftar Harga BBM VIVO
- Revvo 90: Rp 11.300 per liter
- Revvo 92: Rp 14.460 per liter
- Revvo 95: Rp 15.450 per liter
Itulah beberapa update harga terbaru BBM non-subsidi yang mana sudah berlaku mulai bulan September 2023 ini.***

Share this article
Selain PT Pertamina, ada beberapa perusahaan SPBU swasta yang juga turut menaikkan harga produk BBM miliknya