AYOJAKARTA.COM -- Salah satu saksi kunci kasus kopi sianida yang melibatkan Jessica Wongso, Boon Juwita alias Hani, mengaku sempat mencicipi kopi sianida maut yang merenggut nyawa Wayan Mirna Salihin.
Hani merupakan teman Mirna dan Jessica yang juga ada di tempat kejadian perkara (TKP) jahanam, Cafe Olivier, Grand Indonesia Shopping Town, Jakarta Pusat.
Kasus kopi sianida yang telah rampung dengan putusan hukuman 20 tahun penjara bagi terpidana Jessica Wongso ini kembali ramai jadi bahan gunjing setelah Netflix merilis film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.
Baca Juga: 7 Fakta Menarik Film dan Serial 'Waktu Netflix Indonesia', Yuk Simak!
Disitat dari Republika, dalam persidangan keterangan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, 13 Jul 2016 silam, Hani mengungkapkan bahwa ia juga mencicipi kopi tersebut saat itu.
"Saya coba, tapi sangat sedikit," kata Hani memberikan kesaksian penting dalam kasus kematian Mirna Wayan Salihin yang mati tragis akibat meminum kopi beracun.
Berbeda nasib dengan sahabatnya yang meninggal, Hani selamat dalam kondisi sehat walafiat.
Lantas, bagaimana rasa kopi sianida tersebut?
"Begitu kena lidah, saya langsung kaget karena rasanya pahit, panas, pedas," terang Hani.
Hani mengaku tidak membuang kopi yang diminumnya dan merasa tidak ada dampak buruk pada tubuhnya.
Baca Juga: Pakar Hukum Jawab Pertanyaan Soal Kemungkinan Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso Disidang Ulang
Walaupun begitu, Hani mendapatkan obat dari dokter di RS Abdi Waluyo ketika mengantar Mirna untuk proses lanjutan.
Dokter memberinya resep obat dan menyuruh Hani meminum air putih serta makan nasi sebanyak-banyaknya. Hani pun memenuhi instruksi dokter.
Hani juga menggambarkan bahwa es kopi Vietnam yang diminum Mirna memiliki penampilan yang tidak menarik, dengan es batu yang hampir mencair seluruhnya.
Baca Juga: Blak-blakan Sebut Jessica Wongso Bukan Pembunuh Mirna, Wirang Birawa: Sudah Lunas ya
Kopi itu berwarna kekuningan dan tidak beraroma kopi sama sekali.
"Begitu Mirna meminumnya, dia langsung bilang kopi ini tidak enak, parah banget. Mukanya lalu agak marah karena itu dan kemudian dia minta air putih," tutur Hani.
Berdasarkan kesaksian Hani, es kopi Vietnam sudah ada di meja setelah dipesan Jessica, meskipun Mirna awalnya mengatakan tidak perlu.
Hani tidak melihat minuman atau makanan lain di meja selain kopi untuk Mirna.
Hani juga mengungkapkan bahwa mereka berdua sempat berbincang dengan Mirna, yang akhirnya sepakat memesan menu dengan rasa manis karena lidah Mirna terasa tak nyaman.
Tapi, hanya berselang semenit setelah itu, Mirna terlihat kesulitan bernapas, mengalami kejang, dan mengeluarkan busa dari mulutnya.
Baca Juga: Kasus Kopi Sianida Kembali Viral, Hotman Paris Ikut Komentari Kejanggalan dalam Kasus Jessica
Disitat dari Suara, Hani adalah sahabat dekat Mirna dan keduanya bersekolah di Australia.
Hubungan persahabatan ini juga melibatkan Jessica Kumala Wongso, yang kemudian menjadi tersangka pembunuhan Mirna Salihin.
Saat ini, Hani telah menjadi ibu dari dua anak dan istri dari Andy Tan, seorang pengusaha berdarah Tionghoa.
Keluarga kecil mereka hidup bahagia, dan Hani bekerja sebagai ilustrator yang kerap membuat ilustrasi untuk berbagai media, termasuk memberi ilustrasi di kartu.

Share this article
Bed nasib dengan Mirna Salihin, saksi kunci kasus kopi sianida Jessica Wongso, Hani, dalam konidisi sehat walafiat setelah mencicipi kopi.