AYOJAKARTA.COM -- Calon presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan baru-baru ini singgung soal nepotisme dan sebut negara bukanlah milik satu atau dua keluarga saja.
Hal itu disampaikan Anies Baswedan dalam orasinya pada saat acara jalan sehat bersama di Jalan Boulevard, Grand Depok City Sabtu (28/10/2023) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Anies Baswedan yang didampingi Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan, keduanya akan mewujudkan negara bagi rakyat Indonesia, bukan negara yang hanya dimiliki satu atau dua keluarga saja.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Temukan Seekor Harimau di Hutan Kurang dari 10 Detik untuk Uji Ketajaman Matamu
Saat itu, Anies dalam orasinya menyerukan pertanyaan kepada ribuan pendukungnya soal keinginan adanya nepotisme kembali di era saat ini.
"Kita ingin tidak nepotisme hidup di negara ini lagi? Mau tidak Hengki pengki hidup di negeri ini lagi? Mau tidak kita kembali ke era nepotisme kolusi seperti dulu?" tanya Anies seperti dikutip dari kanal YouTube Metro TV, Minggu (29/10/2023).
Sontak saja pertanyaan Anies soal nepotisme itu dijawab 'tidak' dengan keras oleh para ribuan pendukung yang hadir.
Seolah menyindir pihak-pihak tertentu, Anies kembali menegaskan soal keinginannya bersama Cak Imin bahwa keduanya akan melakukan perubahan untuk seluruh rakyat Indonesia.
Baca Juga: Tips Android: Mengembalikan Foto yang Sudah Bertahun-tahun Terhapus, Tanpa Aplikasi Tambahan!
Bukan hanya sekelompok orang tertentu yang berupa satu atau dua keluarga saja.
"Saya sampaikan kepada semua, kita bergerak tidak hanya untuk perubahan keluarga, tetapi kita ingin mengembalikan kewarasan dalam bernegara," tegas Anies.
"Mengembalikan etika di dalam bernegara, negara ini adalah milik seluruh rakyat Indonesia, bulan milik satu dua keluarga," lanjutnya.
Anies pun menyampaikan bahwa dirinya, Cak Imin dan seluruh yang tergabung dalam timnya akan bekerja dengan sungguh-sungguh mengembalilam itu semua.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Seberapa Tajam Mata Kamu? Temukan Angka 5 pada Kumpulan Angka Acak Ini
"Kita bekerja untuk mengembalikan itu semua," katanya lagi.
Seruan Anies soal singgung nepotisme pun dianggap menyindir salah satu pihak yang saat ini tengah ramai disebut sebagai dinasti.
Hal itu disampaikan oleh salah satu warganet yang ikut mengomentari cuplikan orasi Anies kala itu.
"Negara ini milik rakyat bukan milik keluarga Dinasti, kata2 cerdas mantap Pak Anies. Sudah saatnya untuk perubahan dan perbaikan setelah dirusak oleh Rezim," ujar salah satu warganet.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan 3 Perbedaan di Antara Dua Gambar Kelinci Ini, Ketemu?
"Mantap negara bukan ajang nepotisme dan kolusi," tulis warganet lainnya.
"Iya betul, negara bukan nepotisme bulan jamannya dinasti.. tapi negara untuk semua rakyat," kata lainnya.***

Share this article
Anies Baswedan baru-baru ini singgung soal nepotisme dan sebut negara bukanlah milik satu atau dua keluarga saja.