Ganjar Pranowo Bicara Soal Arah dan Strategi Kebijakan Luar Negeri Indonesia, Sebut Ada 5 Gagasan Utama

Ganjar Pranowo Bicara Soal Arah dan Strategi Kebijakan Luar Negeri Indonesia, Sebut Ada 5 Gagasan Utama(instagram.com/@ganjar_pranowo)

Ganjar Pranowo Bicara Soal Arah dan Strategi Kebijakan Luar Negeri Indonesia, Sebut Ada 5 Gagasan Utama(instagram.com/@ganjar_pranowo)

AYOJAKARTA.COM - Capres Ganjar Pranowo baru-baru berbicara mengenai arah dan strategi kebijakan luar negeri Indonesia.

Menurut Ganjar, kebijakan luar negeri yang bebas aktif perlu ada definisi yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan internasional.

Dilansir ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Rabu (8/11/2023), Ganjar menjelaskan maksud dari kebijakan luar negeri yang bebas aktif tersebut tidak terhalang ataupun terganggu, tetapi bebas dalam merumuskan kebijakan yang strategis.

Baca Juga: Bobby Nasution Dilema Dukung Prabowo atau Ganjar, PDIP Tegas: Pilih Salah Satu dan Kembalikan KTA

Sedangkan, aktif yang disebutkan Ganjar mengartikan bukan hanya sebatas dinamis.

Namun, ada beraksi dan bereaksi, tetapi juga perlu mengambil inisiatif dalam problem bilateral dan multilateral.

Karena itu, Ganjar menilai ada lima gagasan yang bisa sejalan dengan kebijakan dalam negeri.

Baca Juga: Hadiri Acara Maulid Nabi Muhammad, Anies Baswedan Mohon Doa Restu dari Para Ulama di Jakarta

Pertama, berkaitan dengan lumbung pangan dunia yang dinilai Ganjar Indonesia memiliki potensinya.

Seperti, produksi beras di Tanah Air dengan rata-rata masih ada di angka 5,9 ton per hektar.

Namun ketika Ganjar berdiskusi dengan para pakar dan petani, seharusnya Indonesia bisa mencapai 12 ton per hektar.

Baca Juga: Elektabilitas Prabowo Merosot Usai Putusan MK, Batasan Usia Cawapres Gibran Dibatalkan?

Untuk mencapai itu, Ganjar menyebut perlu ada pengelolaan yang tepat.

"Saya kira kalau bisa meningkatkan 7 ton saja, maka produksi itu sudah sangat luar biasa. Itu artinya butuh modernisasi, Mekanisasi dan intervensi pemerintah. Termasuk dalam pengelolaannya," ujarnya.

Ganjar juga menjelaskan, ada salah satu kebijakan yang bisa mendorong Indonesia menjadi lumbung pangan dunia, yakni menjadikan Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam tatanan fungsi awal.

Baca Juga: Pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD Optimis Akan Menang Tanpa Dukungan Jokowi, Pengamat: Gibran Membingungkan

"Sehingga kebutuhan pokok itu negara harus menguasai, tidak bisa diliberalkan seperti ini dan itu biasanya yang buat petani kalah," kata Ganjar.

Gagasan kedua, menyoal tentang kemandirian energi.

Hal itu berkaitan tentang transisi energi yang memerlukan modal besar.

Baca Juga: Generasi Muda Enggan Jadi Petani, Cak Imin Akan Siapkan Insentif Berupa Beasiswa

Dengan kebijakan bebas aktif, Ganjar menilai Indonesia bisa mengajak negara-negara sahabat untuk terlibat dalam investasi transisi energi.

"Kami hitung-hitungan investasi energi baru terbarukan bisa sampai Rp1,300 triliun. Mungkin yang melihat angka ini ketakutan karena ini tidak akan bisa dieksekusi. Tapi mereka yang punya peluang bisnis maka ini akan ditangkap dan akan menyerap tenaga kerja," jelas Ganjar.

Gagasan ketiga, mengenai kedaulatan maritim yang dalam hal ini kontribusi dari laut di Indonesia dinilai belum optimal.

Baca Juga: 50 Persen Responden Anggap Gibran Rakabuming Tak Pantas Jadi Cawapres, Ini Alasan Hasil Survei

Sebab, menurut Ganjar, inventarisasi pulau-pulau kecil di Indonesia penting dilakukan agar sengketa pulau Sipadan dan Ligitan tidak terjadi lagi.

Ganjar juga menyebut perlu adanya pengamanan di kawasan perairan Indonesia yang harus dioptimalkan kembali kerjasama dan perjanjian internasional untuk penguatan posisi Indonesia.

"Bangun kompleks industri pertahanan di dalam negeri, ini cikal bakalnya sudah ada hanya butuh keseriusan untuk ditangani dengan target-target terukur dengan perkembangan global," ucap Ganjar.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Siap Perbanyak Kreatif Hub Agar Milenial dan Gen Z Lebih Berani Mengekspresikan Diri

Keempat, gagasan yang disebutkan Ganjar adalah mengenai industrialisasi untuk mendorong Indonesia menjadi "save haven" industrialisasi di dunia.

"Apalagi dengan negara-negara yang punya relasi dekat dengan industri tertentu atau sumber daya tertentu. Contohnya kita punya cadangan parsi kuarsa yang cukup besar, kalau kita ingin buat industri panel surya kita bisa mengajak beberapa negara sahabat untuk bermitra dengan kita," ungkap Ganjar.

Selanjutnya, gagasan kelima berkaitan dengan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI).

Baca Juga: Anies Baswedan Resmikan Kampung AMIN, Siap Menang di Pilpres 2024?

Dalam hal ini Ganjar mendorong agar penempatan diplomat sesuai dengan isu kerja sama utama di negara yang dituju, sehingga bisa menekan kasus pekerja migran Indonesia di luar negeri.

Termasuk, Ganjar juga mendorong adanya keterlibatan diaspora dalam riset-inovasi untuk memperkuat industri nasional dan mendorong Indonesia bebas visa di 120 negara.

"Target indonesia bebas visa ini menjadi catatan penting agar di antara beberapa negara ini bisa jauh lebih mudah. Kalau ini dilakukan rasa-rasanya hubungan kita dengan banyak negara jauh lebih baik," terang Ganjar.

Foto: instagram.com/@ganjar_pranowo
Sumber: YouTube/KOMPASTV

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ekonomi 07 Jun 2026, 06:31 WIB

Satu Dekade, Public Gold Indonesia Targetkan 10 Juta Pelanggan di 2030

Public Gold Indonesia tidak hanya dipercaya menjadi layanan penyedia logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memahami emas

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.

Jakarta Selatan 06 Jun 2026, 17:20 WIB

Jadwal HBKB Rasuna Said Minggu Ini, Ada Cinta Laura hingga Bazar Murah!

HBKB Rasuna Said dimulai Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.30-09.00 WIB. Acara dimeriahkan Cinta Laura, parade sampah, bazar pangan murah, festival UMKM, ondel-ondel, dan pendaftaran KLG lansia/disabilitas

Bisnis 06 Jun 2026, 16:49 WIB

PNM Bangun Budaya Kerja Apresiatif Lewat PNM Excellence Awards 2026

27 tahun PNM bareng 70 ribu insan luncurkan PNM Excellence Awards 2026. Simak langkah besar bangun budaya kerja apresiatif di sini!

Ekonomi 06 Jun 2026, 16:35 WIB

PNM Siapkan Langkah Transformasi Berbasis Kebermanfaatan yang Berkelanjutan

PNM mulai babak baru transformasi berbasis kebermanfaatan. Temukan strategi pemberdayaan UMKM dan komitmen sosiokultural untuk Indonesia maju!

Gadget 06 Jun 2026, 15:31 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ultra Muncul di Bluetooth SIG, Samsung Siap Rilis HP Lipat Kasta Tertinggi!

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 standar (desain paspor 201g) & Z Fold 8 Ultra (Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP) pada 22 Juli 2026 di London guna hadapi Huawei & Apple.

Gadget 06 Jun 2026, 14:42 WIB

Xiaomi 17T, HP Midrange Rasa Flagship yang dengan Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan

Xiaomi 17T rilis Rp8-9 juta dengan Dimensity 8500 (AnTuTu 2M+) & periskop Leica 5x. Diulas GadgetIn, HP 6,59 inci ini punya baterai jumbo 6.500 mAh serta OS bersih tanpa iklan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:51 WIB

Nggak Hanya di Kalender, Nama-nama Hari ini Juga Jadi Nama Pasar di Jakarta, Ada yang Sudah Tutup

Penamaan pasar di Jakarta ini berdasarkan hari merupakan tradisi yang berkembang sejak masa kolonial.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:07 WIB

Untuk ke 9 Kalinya, DKI Jakarta Raih Opini WTP dari BPK RI

Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 12:18 WIB

Pramono Anung Segera Sesuaikan Tarif Transjabodetabek Bulan Ini, Termasuk Rute Blok M-Bandara Soetta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan evaluasi tarif dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.

Pendidikan 06 Jun 2026, 11:08 WIB

Pencairan Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2026 Bulan April Mulai Dilakukan, Disalurkan kepada 707.477 Peserta Didik, Berikut Rinciannya

KJP Plus merupakan salah satu bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:41 WIB

EastjakFest 2026 Siap Meriahkan HUT ke 499 Kota Jakarta, Hadirkan Vaksinasi Rabies, Bibit Gratis, dan Edukasi Ketahanan Pangan

Acara ini akan digelar tepat di hari ulang tahun Jakarta yakni pada 22 Juni 2026.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:25 WIB

Dinas LH DKI Jakarta akan Gelar Aksi Pilah Sampah di CFD Rasuna Said Besok

Kegiatan ini adalah bagian upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:08 WIB

Hadapi Ancaman Polusi, Pemprov DKI Kembangkan EWS Kualitas Udara Bersama BMKG

Kehadiran sistem EWS ini diharapkan mampu memberikan informasi prediktif mengenai kondisi kualitas udara di Ibu Kota.

Metropolitan 06 Jun 2026, 09:39 WIB

Pramono Anung Buka Jakarta Future Festival 2026, Dorong Anak Muda Ikut Rancang Masa Depan Jakarta

Pramono Anung resmi membuka JFF 2026 yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Ekonomi 05 Jun 2026, 23:19 WIB

Strategi Investasi Tepat Saat Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok

Ekonomi RI tertekan: Rupiah tembus Rp18.000 dan IHSG anjlok ke 5.594 akibat PHK, pajak naik, serta modal asing keluar. Investor disarankan masuk bertahap dan atur portofolio sesuai profil risiko.

Nasional 05 Jun 2026, 21:53 WIB

Strategi 'Rangkul Lalu Pukul', Bisakah Layer Cukai Rendah Jinakkan Pabrik Rokok Ilegal?

Skema "rangkul lalu pukul" lewat layer cukai baru demi kejar Rp30 T menuai kritik. Cara ini dinilai beri karpet merah bagi rokok ilegal dan picu kecurangan baru ketimbang menegakkan hukum secara tegas

Nasional 05 Jun 2026, 20:21 WIB

BBM Mulai Dicampur Bioetanol 5%, Ini Efeknya untuk Mobil dan Motor Tua

Mulai semester II 2026, seluruh SPBU di Jawa wajib jual bensin campur etanol 5% (E5) sesuai Permen ESDM 4/2025. BBM ini ramah lingkungan & aman buat kendaraan modern, tapi berisiko korosi bagi mesin.