Eks Menkes Siti Fadilah Tolak Penyebaran Nyamuk Wolbachia: Lagi-lagi Nasib Kita Jadi Bahan Penelitian

Ilustrasi. Salah satu tokoh penting yang turut menyoroti program penyebaran nyamuk wolbachia tersebut adalah mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah.
Ilustrasi. Salah satu tokoh penting yang turut menyoroti program penyebaran nyamuk wolbachia tersebut adalah mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah.

AYOJAKARTA.COM – Program pemerintah terkait penyebaran nyamuk wolbachia saat ini sedang ramai dibahas karena menuai pro dan kontra di masyarakat.

Salah satu tokoh penting yang turut menyoroti program penyebaran nyamuk wolbachia tersebut adalah mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah.

Melalui akun Tiktok pribadinya @siti_fadilah_supari pada 9 November 2023, mantan Menkes tersebut menilai jika penyebaran nyamuk wolbachia ini belum dapat dipastikan efek dalam jangka panjangnya akan seperti apa.

Bahkan dirinya juga menyampaikan jika penyebaran nyamuk wolbachia ini menuai protes dari berbagai kalangan seperti ahli-ahli.

Baca Juga: Dianggap Membahayakan, Mantan Menkes Siti Fadila Sikapi Penyebaran Nyamuk Wolbachia

“Waktu itu saya tiba-tiba didatangi para ahli-ahli nyamuk, ahli lingkungan dan mereka tidak terima dengan penyebaran nyamuk tersebut, mereka bertanya apakah itu nyamuk aedes aegypti yang direkayasa genetika itu berasal dari tempat kita, kayaknya iya,” tutur Siti Fadilah.

“Karena pada tahun 2011 lalu ada seorang yang sangat terkenal di dunia , villa tropis yang terkenal di dunia bertamu di Jogja dan berburu nyamuk, setelah itu nyamuk dibawa ke Kolombia dan mereka membuat suatu peternakan nyamuk di Kolombia. Nah dari sana itulah yang dilakukan penelitian dengan para ahli di Gadjah Mada,” lanjutnya menceritakan.

Siti Fadilah juga menjelaskan jika nyamuk wolbachia sudah direkayasa genetika sehingga tidak akan bisa lagi membawa virus demam berdarah.

“Dengan klaim dari mereka jika nyamuk aedes aegypti sudah direkayasa genetika dan disuntikkan wolbachia artinya sudah tidak bisa lagi membawa virus demam berdarah dan tidak bisa membawa virus zika,” beber Siti. 

Baca Juga: Penyebaran Nyamuk Wolbachia Tuai Kritikan dan Diminta untuk Dihentikan

Akan tetapi program tersebut justru menuai protes dari kalangan ahli terkait dengan efek jangka panjang apa yang akan ditimbulkan nanti.

“Tapi para ahli lingkungan, ahli ekologi, ahli virus, dan ahli nyamuk pada protes pada saya, ibu apakah sudah tahu efek jangka panjangnya, tapi saya jawab belum,” ujar mantan Menkes tersebut.

Lebih lanjut Siti Fadilah mengatakan, “Karena setiap penelitian dengan nyenggol-nyenggol genetik itu errornya tidak bisa kita ketahui sekarang juga, baru bisa kita ketahui antara 2 dan 10 tahun yang akan datang.”

Sedangkan para ahli ekologi juga memiliki kekhawatiran besar terkait dampak dari program nyamuk wolbachia tersebut.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Denpasar Tunda Penyebaran Nyamuk Wolbachia, Ini Alasannya

“Kemudian yang ahli ekologi mengatakan bahwa nyamuk adalah bagian daripada perantaian ekologi yang sudah berlangsung di dunia ini, dan biasanya Tuhan menciptakan itu seimbang,” tutur Siti Fadilah saat menyampaikan protes yang ia terima.

“Kenapa sekarang nyamuk itu akan dimusnahkan dengan cara seperti itu dan direkayasa genetika seperti itu, justru para ekolog takut banget jika itu akan berakibat fatal pada tahun-tahun berikutnya nanti,” imbuhnya lagi.

Siti Fadilah pribadi, mengakui tidak tahu efek dari penyebaran nyamuk wolbachia ini akan seperti apa nantinya. 

“Saya tidak mengerti bagaimana efek yang sebetulnya akan terjadi, tapi yang jelas kalau menurut data penelitian itu dia akan menurunkan angka kematian atau angka kesakitan dari demam berdarah, cikungunya, maupun xika, tetapi nampaknya belum ada hasil penelitian lainnya yang diekspos tentang akibat ekologi, akibat jangka panjang karena adanya gen drive, karena perubahan ekologi di sekitar kita nah itu belum ada,” jelas Siti.

Wanita berusia 74 tahun tersebut bahkan terang-terangan menyebut jika lagi-lagi masyarakat yang akan menjadi bahan penelitian.

“Lagi-lagi kita menjadi bahan penelitian ya itulah nasib kita, siapa yang mau memikirkan kita kalau bukan kita sendiri,” tegas Siti Fadilah.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Wolbachia
# nyamuk
# Siti Fadilah

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.