AYOJAKARTA.COM – Berita mengenai lokasi kunjungan kampanye Ganjar Pranowo yang dibuntuti oleh Presiden Joko Widodo, masih menghiasi jagat maya.
Calon presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo menjadi capres pertama yang melakukan kampanye di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kedatangan Ganjar Pranowo ke Ibu Kota Nusantara (IKN) juga langsung ditandingi dengan adanya berita mengenai kunjungan Presiden Joko Widodo ke tempat yang sama.
Baca Juga: Petisi 100 Mengajak Rakyat Melakukan Pemakzulan Terhadap Jokowi
Sehubungan dengan adanya rencana presiden yang akan kembali melakukan kunjungan ke IKN, Ganjar memberi tanggapan.
Menurut Ganjar Pranowo, rencana kedatangan Presiden Joko Widodo ke IKN usai kunjungannya merupakan hal wajar.
Selain karena Presiden perlu melakukan pemantauan secara langsung ke lokasi proyek, rencana Jokowi ke IKN juga sebagai bagian dari tanggung jawab.
“Saya kira Beliau seorang manajer juga yang sedang mengelola bangsa ini, selalu melihat progress report dari pekerjaanya, saya kira bagus,” jelas Ganjar.
Terkait dengan adanya anggapan sejumlah kalangan yang menilai proyek IKN tidak perlu terus dilanjutkan, Ganjar memberi pernyataan.
Baca Juga: Anies Baswedan Sebut Indonesia Didirikan Bukan untuk Anak, Sindir Isu Nepotisme Jokowi dan Gibran?
Menurut Ganjar, proyek penyelesaian IKN merupakan salah satu amanah yang diatur dalam perundang-undangan, sehingga perlu untuk ditaati.
Terlebih lagi karena proyek raksasa IKN juga salah satu gagasan yang sempat menjadi cita-cita Soekarno sebagai Presiden Pertama Indonesia.
“Saya orang yang konsisten tidak pernah bergeser atas pelaksanaan sebuah peraturan, dan tentu saja IKN ini sebuah konsep yang disiapkan sejak zaman Bung Karno,” imbuhnya.
Terkait dengan adanya anggapan yang menyebut Presiden Joko Widodo akan melakukan kunjungan kerja ke IKN, Koordinator Staf Khusus Presiden memberi tanggapan.
Menurut Ari Dwipayana, kunjungan kerja Presiden dilakukan dengan penuh pertimbangan dan perencanaan.
Sehingga dalam setiap kali melakukan kunjungan, Presiden tidak memilih momen tertentu karena sudah diagendakan sejak jauh-jauh hari.
“Sudah saya sampaikan, agenda Presiden sudah direncanakan jauh-jauh hari, baik dari sisi tempat, waktu, dan agenda presiden itu banyak,” jelas Ari.
Lebih lanjut, setiap kunjungan kerja yang dilakukan Presiden ke sejumlah wilayah telah berlangsung sejak awal menjabat.
Sehubungan dengan adanya anggapan yang menyebut kunjungan kerja Presiden merupakan upaya membuntuti Ganjar Pranowo, Presiden Joko Widodo menanggapi.
Presiden menegaskan, setiap kunjungan kerja yang dilakukan sedikitnya telah direncanakan sejak tiga bulan sebelum waktu pelaksanaan.
“Terencana jauh-jauh hari sebelumnya,” jelas Presiden Joko Widodo dikutip Ayojakarta pada Jumat, 8 Desember 2023 dari kanal Youtube Kompas TV. ***

Share this article
Presiden Jokowi klarifikasi terkait kunjungan ke IKN setelah kampanye Ganjar Pranowo. Setiap kunjungan terencana jauh hari sebelumnya.