AYOJAKARTA.COM - Jajak pendapat terbaru Roy Morgan mengungkap dinamika Pilpres 2024 yang semakin menarik.
Capres nomor urut 2 Ganjar Pranowo saat ini memimpin dengan perolehan 38%, unggul atas pesaing terdekatnya, Prabowo Subianto (30%) dan Anies Baswedan (25%).
Elektabilitas Ganjar saat ini mengalami kenaikan signifikan sebesar 10% poin dari Maret 2023. Hal ini ditopang oleh kinerja mesin partai, PDI-P, di Pulau Jawa yang merupakan pulau terpadat Indonesia.
Sementara Prabowo, yang menjadi runner-up Pilpres 2019, juga menunjukkan tren positif dengan peningkatan 13%. Basis dukungannya adalah di Sumatera dan pulau-pulau timur seperti Sulawesi dan Kalimantan. Prabowo unggul tipis atas Ganjar.
Sementara Anies, mantan Gubernur Jakarta, juga mengalami peningkatan 10%. Namun, konsentrasi dukungannya yang masih terbatas pada kantong-kantong tertentu menjadi kendala momentumnya dibandingkan dengan dua rival terdepan.
Menurut Roy Morgan, pemilihan calon wakil presiden juga memberikan dampak yang signifikan dan berpotensi memainkan peran krusial dalam mempengaruhi pemilih.
Ganjar menggandeng Mahfud MD, figur politik senior dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, sebagai pendampingnya.
Prabowo memilih langkah strategis dengan menggandeng Gibran Rakabuming, putra Presiden Jokowi, untuk memanfaatkan popularitas petahana.
Anies, di sisi lain, memilih Muhaimin Iskandar, Ketua Partai Kebangkitan Bangsa, guna memperkuat dukungan di kalangan pemilih rural.
Koalisi partai di belakang masing-masing kandidat menambah lapisan lain kompleksitas persaingan.
PDI-P yang dipimpin Ganjar unggul dengan perolehan gabungan 38%, sementara koalisi Gerindra pimpinan Prabowo menyusul dengan 39,5%. Koalisi Perubahan untuk Keadilan Anies tertinggal di angka 19%.
Baca Juga: Anies Baswedan Tanggapi Hasil Survei Elektabilitas Salip Ganjar: Belum Stabil
Berbeda dengan Hasil Survei Dalam Negeri
Hasil survei Roy Morgan berbeda dengan sejumlah lembaga dalam negeri seperti yang dilakukan Litbang Kompas.
Dalam surveinya, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengungguli kandidat lainnya dalam simulasi Pilpres 2024 dengan mendapatkan 39,3% suara.
Di bawahnya, paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebesar 16,7% dan paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebesar 15,3%.
Kemudian menurut Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), Prabowo-Gibran mendapat 45,6% pada survei 3-5 Desember 2023.
Di urutan kedua dan ketiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD memperoleh 23,8%, dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapat memperoleh 22,3%.
Baca Juga: Respons Hasil Survei, Ganjar Pranowo Akan Jadikan Sebagai Lecutan
Bahkan menurut New Indonesia research & consulting, elektabilitas Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mencapai 50,5% memasuki akhir tahun 2023.
Di peringkat selanjutnya, elektabilitas Ganjar Pranowo-Mahfud MD tertinggal sebesar 26,0%. Di peringkat tiga, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebesar 15,3%.
Perjalanan menuju kursi tertinggi Indonesia masih bersisa sekitar dua bulan.
Diprediksi hasil survei yang berbeda-beda ini masih akan mengalami perubahan, dengan para kandidat dan partai mereka saling unjuk strategi untuk meraih kemenangan.

Share this article
Dinamika Pilpres 2024: Roy Morgan melaporkan Ganjar memimpin dengan 38%, berbeda dengan survei dalam negeri.