AYOJAKARTA.COM -- Produksi dan penyebaran nyamuk Wolbachia oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memang terus menjadi kontroversi di tengah masyarakat.
Termasuk mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari yang juga menyuarakan soal penolakannya terhadap penyebaran nyamuk Wolbachia ini.
Dalam akun Instagram milik Siti Fadilah Supari @siti_fadilah_supari mengunggah sebuah informasi mengenai rencana Kemenkes yang akan memproduksi 40 juta nyamuk Wolbachia setiap minggu.
Penyebaran nyamuk Wolbachia merupakan salah satu upaya inovasi pemerintah melalui Kemenkes untuk memberantas penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti pembawa virus Dengue.
Maka dari itu Kemenkes tengah bersiap membangun pabrik telur nyamuk ber-Wolbachia.
Lebih jauh dalam informasi yang diunggah Siti, ada 5 kota yang akan dijadikan pilot project penyebaran nyamuk Wolbachia ini.
Di antaranya adalah Jakarta Barat, Bandung, Bontang, Semarang dan wilayah Kupang.
Menurut Kemenkes, ada sekitar 40 juta nyamuk Wolbachia yang dibutuhkan setiap Minggu.
Saat ini tempat yang disebut sudah memiliki kapasitas untuk memproduksi nyamuk Wolbachia adalah Lab UGM.
Hal tersebut disampaikan oleh Maxi R Rondonuwu selalu Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI.
Informasi ini lantas kemudian ditanggapi Siti Fadilah. Dirinya dengan tegas menolak dan menyebut bahwa pemerintah tega terhadap masyarakat.
"Ya Allah kok tega teganya thd bangsanya sendiri," tulis Siti dalam caption-nya seperti dikutip Ayojakarta.com dari postingannya, Senin (22/1/2024).
Siti bahkan juga berharap bahwa nantinya presiden yang baru di Indonesia bisa menolak produksi nyamuk Wolbachia ini.
"Mudah2an presiden yang baru tidak mengizinkan hal ini," lanjutnya.
Postingan Siti pun ramai dikomentari netizen yang ikut geram dengan keputusan pemerintah dan Kemenkes untuk memproduksi puluhan juta nyamuk setiap minggu.
"Kami rakyat Indonesia bukan kelinci percobaan Pak," tulis akun @lala****.
Baca Juga: Kemenkes Siap Produksi 40 Juta Telur Nyamuk Wolbachia, 5 Kota Ini Akan Jadi Lokasinya
"Enak aja main jadiin kelinci percobaan..@kemenkes_ri kalian sebarin aja di kantor kalian atau dirumah kalian sendiri biar kalian rasain sendiri akibatnya," timpal akun @ri_****.
"Kox jahat sekali ya Bu Menkes mau racunin bangsa ini," tulis akun @gung4****.
Banyak juga yang mempertanyakan efek samping apa yang akan dirasakan orang yang tergigit nyamuk Wolbachia.
"Saya membayangkan ngeri bunda, Daerah saya lagi banyak2nya kena DB. Apa nyamuk tersebut menjamin tdk ada DB lagi? Atau malah timbul penyakit baru?" tanya akun @hestinawindi****.***
Share this article
Produksi dan penyebaran nyamuk Wolbachia oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memang terus menjadi kontroversi di tengah masyarakat.