AYOJAKARTA.COM -- Baru-baru ini mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari kembali membahas mengenai nyamuk Wolbachia.
Nyamuk Wolbachia adalah strategi baru yang dilakukan pemerintah untuk memberantas demam berdarah dengue (DBD).
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengklaim bahwa inovasi nyamuk Wolbachia dianggap efektif untuk mengurangi angka kasus DBD.
Sebelumnya pada November lalu, Siti Fadilah Supari pernah membahas mengenai urgensi pemerintah dalam menyebarkan nyamuk Wolbachia.
Menurutnya, saat ini Indonesia sedang tidak dilanda wabah demam berdarah yang begitu melonjak.
Kini, Siti Fadilah Supari menyayangkan keputusan pemerintah yang tetap akan menyebarkan nyamuk Wolbachia.
“Menteri kesehatan ternyata tetap pada keputusannya untuk menyebar nyamuk Wolbachia. Apapun juga walaupun ada perlawanan dari masyarakat,” kata Siti dikutip dari akun TikTok @siti_fadilah_supari, Selasa (23/1/2024).
Nyamuk Wolbachia akan disebar di lima kota yaitu Jakarta Barat, Bandung, Bontang, Semarang, dan Kupang.
Oleh karena itu, Siti menyerukan agar masyarakat melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin.
Siti menegaskan agar masyarakat melakukan kegiatan PSN tidak hanya karena ada nyamuk Wolbachia saja.
“Maka saya serukan di sini PSN harus anda lakukan dengan sebaik-baiknya setiap hari Jumat. Tidak pandang itu nyamuk apa saja. Bersihkan lingkungan anda, semua bersihkan sarang-sarang nyamuk dan jentik-jentik nyamuk,” jelasnya.
“Jangan pandang itu ada Wolbachia atau tidak. Nampaknya pemerintah memaksakan bahwa rakyatnya memang harus digigit Wolbachia, dan anda mau apa tidak? Kalau anda tidak mau proteslah. Saya kira itu yang anda bisa lakukan,” tutupnya.***

Share this article
Inovasi nyamuk Wolbachia diklaim Kemenkes efektif mengurangi kasus DBD. Namun mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari serukan PSN.