AYOJAKARTA.COM – Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi kritik yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan kepada Co-Captain Timnas AMIN, Thomas Lembong.
Seperti diketahui, beberapa hari lalu Luhut membagikan video berisi kritik terhadap sosok yang akrab disapa Tom Lembong mengenai nikel.
Dalam videonya, Luhut membantah data-data soal nikel hingga mengorek keburukan Tom Lembong.
Baca Juga: Roy Suryo Kupas Alat Canggih Berharga Mahal yang Diduga Dipakai Seorang Cawapres saat Debat
Rocky Gerung mengatakan Tom Lembong muncul karena sebelumnya namanya disebut beberapa kali oleh cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka saat debat.
“Tom Lembong itu datang sebagai orang yang defensive, bukan offensive. Dia defense tentang nama dia karena dia disebut oleh Gibran seolah-olah Tom Lembong itu pindah dari Jokowi lalu bocorkan semua hal ke Anies, kira-kira begitu,” katanya dikutip ayojakarta.com dari YouTube Rocky Gerung Official, Sabtu (27/1/2024).
Rocky menilai hal tersebut tentu membuat Luhut merasa jengkel karena dianggap telah membocorkan keburukan internal.
Akan tetapi, Rocky menjelaskan bahwa sekarang sudah memasuki tahun politik sehingga semua orang akan memanfaatkan celah.
Baca Juga: Annisa Pohan, Istri AHY Sebut Akan Bongkar Aib Capres Tertentu Jika Diserang Terus
Ia menilai Tom Lembong pasti akan tetap bersikap sopan apabila tak ‘dipancing’ oleh Gibran yang dianggap merendahkan kualitas tim Anies Baswedan.
“Tom Lembong enggak mungkin bicara, dia akan tetap sopan kalau tidak diintrik oleh Gibran. Kan Gibran sengaja ucapkan itu untuk merendahkan kualitas dari timnya Anies. Kalau kita perhatikan itu untuk merendahkan kan. Tom Lembong enggak ngajarin tuh ya tentu saja Tom Lembong merasa bapak lu aja gua ajarin apalagi Anies. Tetapi Tom Lembong orang yang mungkin mannernya itu diatur sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan kontroversi baru”, jelasnya.
Sementara itu, Rocky juga beranggapan bahwa Luhut terlalu berlebihan ketika mengkritik Tom Lembong.
Ini karena Luhut mengetahui bagaimana peran Tom Lembong ketika masih bekerja di Istana.
“Pak Luhut membaca lebih dalam karena Pak Luhut kenal keadaan Tom Lembong di Istana. Jadi Pak Luhut sebetulnya secara berlebihan mengorek lebih jauh peran Tom Lembong di Istana. Jadi itu soal biasa saja dan buat saya biasa saja karena Pak Luhut orang yang terang-terangan kalau mengkritik orang, enggak sembunyi-sembunyi,” ujarnya.
“Jadi sekali lagi kritik Pak Luhut kita terima saja sebagai kritik seseorang yang merasa bahwa kalau keluar dari Istana jangan bocorin dong. Nah sebetulnya Pak Luhut juga masih ngerti kalau sedang berkampanye Gibran jangan bocorin hal-hal yang dia tahu tentang orang Istana termasuk Tom Lembong,” tutupnya.***

Share this article
Begini tanggapan Rocky Gerung soal kritikan Luhut Binsar Pandjaitan kepada Tom Lembong terkait nikel.