AYOJAKARTA.COM - Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar tidak pernah berhenti untuk mengungkapkan fakta-fakta baru dalam kasus Jessica Wongso.
Setelah mengungkapkan bahwa rekaman CCTV dalam kasus Jessica Wongso telah dimanipulasi oleh Muhammad Nuh Al-Azhar dan Christopher Hariman Rianto.
Kali ini Rismon Sianipar yakin bahwa ada oknum lain yang ikut membantu keduanya untuk memanipulasi rekaman tersebut.
“Saya tidak yakin mereka hanya bekerja berdua dengan Christopher Hariman Rianto, pasti ada tim untuk mengedit,” kata Rismon, dikutip AyoJakarta.com dari Youtube Balige Academy, Sabtu, 3 Februari 2024.
Rismon menambahkan sebagai orang yang paham tentang digital, untuk mengedit sebuah video harus memerlukan waktu yang cukup lama.
“Karena perlu mengerjakan waktu yang cukup lama, mungkin seminggu apalagi didukung dengan narasi,” imbuhnya.
Untuk mengungkapkan siapa orang yang ada dibelakang mereka dalam memanipulasi rekaman CCTV tersebut.
Rismon berharap keduanya dapat dipanggil oleh pengadilan, untuk dimintai keterangan. Bahkan Rismon pun mengaku siap untuk menghadap Tito Karnavian untuk mengungkapkan fakta yang sebenarnya.
Diketahui, kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin dan menyeret nama Jessica Wongso sebagai tersangka terjadi pada Januari 2016 silam.
Dalam kasus ini Jessica Wongso telah ditetapkan sebagai tersangka, dan mendapatkan hukuman pidana 20 tahun penjara.
Namun, kasus ini kembali mencuat setelah adanya penayangan film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso yang tayang di Netflix pada akhir September 2023 lalu.
Dengan adanya film dokumenter tersebut banyak fakta yang mengungkapkan, bahwa dalam kasus ini masih banyak kejanggalan yang belum terungkap ke publik.***

Share this article
Rismon Sianipar yakin bahwa ada oknum lain yang ikut membantu untuk memanipulasi rekaman CCTV kasus Jessica Wongso.