AYOJAKARTA.COM -- Pernyataan kontroversial dari Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih dikenal dengan Ahok mengenai Presiden Joko Widodo tak mampu bekerja langsung memicu perdebatan di tengah masyarakat.
Meski mendapat pembelaan dari kubu Ganjar-Mahfud, namun kubu Prabowo-Gibran menilai Ahok hanya pandai menciptakan kegaduhan.
Politisi Partai Gerindra, Habiburokhman mempertanyakan kinerja Ahok.
Ia menyoroti perjalanan politik Ahok yang diawali dengan menjadi wakil Jokowi pada 2012.
"Kita mencatat Pak Ahok bisa maju di pentas perpolitikan nasional 2012 menjadi wakilnya Pak Jokowi artinya ikut merasakan manisnya Jokowi efek saat itu," kata Habiburokhman dikutip ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews pada Rabu (7/2/2024).
Kemudian, Ahok menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta di era kepemimpinan Jokowi sebagai presiden pada 2014.
"Artinya lagi-lagi Pak Ahok untuk kedua kalinya mendapatkan manfaat yang sangat-sangat baik dari seorang Jokowi," ujarnya.
Baca Juga: Pemilih Wajib Tahu! Inilah Dokumen yang Harus Dibawa saat Pemilu 2024 pada 14 Februari Mendatang
Ia menilai bahwa prestasi Ahok minim dan lebih sering menciptakan kegaduhan daripada memberikan kontribusi nyata.
Mereka menganggap Ahok hanya pandai bermain kata-kata tanpa pencapaian yang signifikan.
"Lalu apakah Pak Ahok bisa bekerja? Kalau saya melihat Pak Ahok ini kan cuma jago omon-omon, hampir nggak ada prestasi yang beliau raih sendiri," jelasnya.
"Kemudian juga kalau kerja, Pak Ahok ini kan cuma bisanya kerja bikin gaduh. Silakanlah masyarakat menilai sendiri," pungkasnya.***

Share this article
Begini tanggapan Jubir TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman soal Ahok yang menyebut Jokowi tak bisa kerja.