Dedi Mulyadi Blusukan ke TKP Kasus Vina-Eki Cirebon, Beberkan Fakta Mengejutkan Ini dan Yakin 5 Tersangka Tak Bersalah?

Dedi Mulyadi Blusukan ke TKP Kasus Vina-Eki Cirebon, Beberkan Fakta Mengejutkan Ini dan Yakin 5 Tersangka Tak Bersalah
Dedi Mulyadi Blusukan ke TKP Kasus Vina-Eki Cirebon, Beberkan Fakta Mengejutkan Ini dan Yakin 5 Tersangka Tak Bersalah

AYOJAKARTA.COM — Di tengah perdebatan sengit dan misteri yang belum terpecahkan mengenai kasus pembunuhan Vina dan Eki, aktivis sekaligus politikus Dedi Mulyadi menyatakan keyakinannya bahwa lima terdakwa tidak terlibat dalam kasus tersebut.

Dedi blak-blakan di depan media setelah melakukan investigasi langsung ke tempat kejadian perkara.

Dedi Mulyadi meragukan kesaksian Aep, yang menurutnya bertolak belakang dengan kesaksian pemilik warung.

Baca Juga: Tes Mata Ilusi Optik: Temukan Pai Apel yang Berbeda dalam 4 Detik, Clue-nya Ada di Buah Ceri

Pemilik warung yang disebut Aep mengaku bahwa warungnya adalah warung makan dan tidak menjual rokok, serta tutup pada pukul 20.00 malam.

Hal ini bertentangan dengan pernyataan Aep yang mengklaim melihat kejadian pada malam hari dari warung tersebut.

"Warung itu adalah warung makan dan tutup pada pukul 20.00 malam, bukan warung rokok yang buka hingga larut malam," ujar Dedi Mulyadi.

Dedi juga menegaskan bahwa tidak mungkin para terdakwa, termasuk Saka Tatal, melakukan pembunuhan tersebut jika mereka berada di tempat yang berbeda.

Berdasarkan informasi dari saksi lainnya, Saka Tatal dan beberapa terdakwa lainnya berada di rumah anak Pak RT pada saat kejadian.

Dedi mengatakan sudah bertemu dengan Sadikun yang menjelaskan bahwa pada malam kejadian, Sakatatal berada di rumah bersama beberapa temannya.

"Mereka bahkan harus mendorong motor temannya yang mogok dan berkeliling hingga ke bengkel terdekat," tambah Dedi.

Baca Juga: 1.750 Pendaftar Dipastikan Tak Lolos Sekolah Kedinasan 2024, Inilah 5 Sekdin dengan Jumlah TMS Terbanyak

Dedi Mulyadi juga berharap agar para terdakwa mendapatkan keadilan melalui upaya Peninjauan Kembali (PK) dan telah mempercayakan Otto Hasibuan untuk membantu keluarga para terdakwa.

Ia menekankan pentingnya keadilan dan kebenaran dalam kasus ini, serta mengingatkan agar kesaksian palsu tidak terjadi karena dapat berujung pada ancaman hukuman pidana.

"Kesaksian palsu seperti yang diberikan Aep dan Melmel bisa berujung pada hukuman penjara hingga tujuh tahun. Fakta-fakta yang tidak masuk akal dari kesaksian mereka menunjukkan bahwa keadilan harus ditegakkan dengan benar," tegas Dedi Mulyadi.

Mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji, turut menguatkan pernyataan Dedi dengan mengatakan bahwa kesaksian Aep dan Melmel tidak masuk akal dan sangat tidak mungkin.

Ia juga memperingatkan keduanya agar tidak memberikan kesaksian palsu karena dapat dikenai pasal pidana dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.

"Kesaksian Aep yang melihat dari jarak 100 meter pada malam hari sangat tidak mungkin dan tidak masuk akal. Kondisi jalan yang gelap dan jarak pandang yang jauh membuat kesaksiannya sangat diragukan," ujar Susno Duadji.

Dengan perkembangan ini, publik berharap agar kebenaran segera terungkap dan keadilan ditegakkan bagi semua pihak yang terlibat dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Eki
# Aep
# Vina
# tersangka
# Fakta
# Dedi Mulyadi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.