AYOJAKARTA.COM -- Ketegangan politik di Jakarta kembali mencuat setelah pernyataan kontroversial dari Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni.
Pernyataan Sahroni tentang kemungkinan pencalonan Anies Baswedan dalam Pilgub Jakarta mengundang beragam tanggapan dari berbagai pihak.
Anies Baswedan menanggapi pernyataan Ahmad Sahroni, dengan tenang dan penuh pertimbangan.
Baca Juga: Surat Rekomendasi Belum Turun, Anies Baswedan Berpotensi Batal Diusung Nasdem di Pilgub Jakarta 2024
Ahmad Sahroni sebelumnya menyebut bahwa Partai Nasdem kemungkinan akan mendaftarkan Anies Baswedan untuk maju dalam Pilgub Jakarta.
Namun, Anies menekankan pentingnya fokus pada masalah publik yang lebih mendesak saat ini.
Dalam tanggapannya, Anies juga menegaskan bahwa fokus utama harus tetap pada isu-isu publik yang mendesak di Jakarta saat ini.
"Semua mengalir saja seperti yang disampaikan tadi. Kami ingin fokus pada persoalan lapangan pekerjaan, persoalan mahalnya biaya hidup, persoalan kesehatan, pendidikan, lalu bantuan untuk lansia, bantuan untuk anak-anak sekolah, mahasiswa kuliah,” ujar Anies dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV Pontianak pada Kamis, 1 Agustus 2024.
Baca Juga: Pertemuan Hangat Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Mukernas Perindo
Anies menekankan bahwa persoalan-persoalan tersebut lebih dipikirkan untuk sekarang ini.
“Itu lebih penting untuk dibahas menurut saya daripada sekedar soal administrasi," ujarnya.
Anies juga menambahkan bahwa urusan administrasi masih memiliki waktu hingga akhir Agustus.
“Administrasi juga waktunya masih akhir Agustus, cukup ya,” imbuhnya.
Sebelumnya, Partai Nasdem mengirimkan sinyal bahwa mereka belum tentu mengusung Anies Baswedan dalam Pilgub Jakarta.
Meski sudah resmi mendukung Anies pada 22 Juli lalu, Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, menyatakan bahwa partainya belum mengeluarkan surat rekomendasi.
“Kalaupun rekomendasi diberikan, juga belum tentu Anies akan didaftarkan sebagai calon gubernur. Ditetapkan oke, tapi belum tentu akan daftar. Politik itu sangat dinamis, lu boleh pegang rekomendasi tau-tau rekomendasi dibatalin, who knows,” ujar Sahroni.
Baca Juga: Anies Baswedan Buka Suara Soal Kemungkinan Duet dengan Jusuf Hamka di Pilgub Jakarta
Dia juga menambahkan bahwa keputusan akhir ada di tangan Ketua Umum, bukan di dirinya. Respon Anies yang mengalir dan tenang menunjukkan bahwa dia lebih memilih untuk fokus pada persoalan publik yang lebih penting dibandingkan dengan urusan administratif yang bisa menunggu.
Ini memberikan pesan bahwa kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utamanya.***

Share this article
Ahmad Sahroni sebelumnya menyebut bahwa Partai Nasdem kemungkinan akan mendaftarkan Anies Baswedan untuk maju dalam Pilgub Jakarta.