AYOJAKARTA.COM – Usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, narasi akan adanya buka-bukaan skandal sejumlah pejabat mulai disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Menyikapi munculnya narasi yang melibatkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Mensesneg Prasetyo Hadi justru mendesak agar dokumen tersebut bisa diungkap ke publik.
Selain disampaikan oleh Mensesneg, Tessa Mahardika yang merupakan Juru Bicara KPK juga sempat berharap hal senada kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Dengan adanya keterbukaan dari Sekjen PDIP, baik KPK atau Mensesneg meyakini hal tersebut akan berdampak baik pada proses hukum.
Sehubungan dengan tantangan yang disampaikan dua pejabat publik terhadap Hasto, Army Mulyanto selaku Tim Kuasa Hukum PDIP memberi tanggapan.
Meski penetapan terhadap Sekjen PDIP cukup kental dengan aroma politik, Army menyebut PDIP tetap menghormati setiap proses hukum yang berlaku.
Terkait dengan pernyataan yang disampaikan oleh Mensesneg, Army menilai hal tersebut sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap persoalan di PDIP.
“Apa yang disampaikan oleh Mensesneg, kami apresiasi dalam konteks bahwa ternyata pemerintah juga memberikan atensi,” ungkap Army.
Adapun alasan dokumen tersebut belum juga dipublikasi, menurut Army karena merupakan bagian dari bentuk penghormatan terhadap proses hukum.
Namun demikian, Army menegaskan bukti-bukti dokumen terkait adanya dugaan skandal sejumlah pejabat akan tetap disampaikan.
Meski belum dapat dipastikan kapan waktunya, Army meyakini hal tersebut hanya perlu menunggu waktu.
“Secara prinsip kami prepare, bahwa akan diserahkan ke Polisi, KPK atau Kejaksaan, tentu kami sedang membuat pemetaannya, tinggal tunggu tanggal mainnya,” imbuh Army.
Lebih lanjut Army menambahkan, dengan dipublikasikannya dokumen tersebut dapat dipastikan masyarakat akan terkaget-kaget.
Sehubungan dengan adanya bukti dokumen dugaan skandal pejabat yang masih disimpan Sekjen PDIP, Pengamat Politik Hendri Satrio memberi tanggapan.
Menurut Hensat, pernyataan yang sudah terlanjur disampaikan Sekjen PDIP ke publik dapat berdampak kepada Hasto Kristiyanto.
Bukan hanya akan dianggap Omdo atau Omong Doang, narasi dokumen skandal juga berpotensi membawa kebaikan bagi Sekjen PDIP.
Baca Juga: Dianggap Membantu, Deretan 'Bantuan' yang Bisa DIlakukan oleh Fitur Meta AI WhatsApp, Apa Saja?
Karena itu, Hensat berharap agar bukti dokumen yang saat ini masih dalam kekuasaan Sekjen PDIP dapat segera dipublikasikan.
“Kalau menurut saya memang ada baiknya jika dibuka saja ke publik, supaya hal ini menjadi clear,” ungkap Hensat.
Akar persoalan yang terjadi pada Sekjen PDIP, menurut Hensat lebih disebabkan karena adanya aksi saling sandera antara Penguasa dengan Mantan Penguasa.
Dampak dari perseteruan kedua pihak tersebut, menurut Hensat melahirkan narasi-narasi penuh misteri yang membingungkan publik. ***

Share this article
Usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, narasi akan adanya buka-bukaan skandal sejumlah pejabat mulai disampaikan Sekjen PDIP Hasto