AYOJAKARTA.COM -- Baru-baru ini, ditemukan puluhan box yang diduga tempat penyimpanan amunisi di rumah salah satu korban ledakan amunisi di Garut, Jawa Barat.
Faktanya rumah tersebut milik Rustiawan, salah satu korban meninggal dalam insiden ledakan amunisi kedaluwarsa milik TNI AD.
Dikutip dari Youtube Metro TV, rumah tersebut terlihat masih dalam tahap pembangunan dan hanya berisi tumpukan casing serta box diduga bekas amunisi yang dikumpulkan dari lokasi ledakan oleh korban.
Penemuan box amunisi berkaitan erat dengan insiden ledakan pemusnahan amunisi tak layak pakai yang terjadi pada Senin, 12 Mei 2025.
Diketahui, insiden ledakan amunisi tersebut telah menewaskan 13 orang, terdiri dari empat anggota TNI AD dan sembilan warga sipil.
Proses pemusnahan amunisi dilakukan oleh Gudang Pusat Munisi III Peralatan TNI AD, dan lokasi ledakan berada cukup jauh dari permukiman warga, sekitar 1 kilometer dari permukiman terdekat.
Selain di rumah korban, tumpukan kemasan amunisi sisa ledakan juga ditemukan tersembunyi di belakang rumah warga yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi ledakan.
Baca Juga: Xiaomi 15 Ultra vs Vivo X200 Pro vs Samsung S25 Ultra, HP Flagship Mana Pemilik Kamera Terbaik 2025?
Kemasan-kemasan tersebut masih utuh dan tidak diawasi oleh aparat keamanan saat ditemukan.
Pada kemasan berwarna hijau tua itu terdapat tulisan "amunisi" dan "masih meledak," menandakan potensi bahaya jika tidak ditangani dengan benar.
Hingga saat ini investigasi masih terus dilakukan, TNI AD masih melakukan penyidikan menyeluruh terkait penyebab ledakan dan prosedur pengamanan area pasca ledakan.
Seluruh korban kini telah berhasil diidentifikasi dan jenazah telah diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Temuan ini menyoroti adanya aktivitas pengambilan sisa amunisi oleh warga setelah insiden, serta perlunya pengawasan lebih ketat terhadap sisa material berbahaya di sekitar lokasi kejadian.***

Share this article
Ditemukan puluhan box yang diduga tempat penyimpanan amunisi di rumah salah satu korban ledakan amunisi di Garut, Jawa Barat.