Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Tak Luput dari Tudingan Skripsi Palsu, Roy Suryo: Kok Bisa UGM Mengeluarkan Ijazah Skripsi Abal-abal?

Dinilai Tidak Memenuhi Syarat Penulisan, Joko Widodo Sita Perhatian karena Skripsi dan Ijazah Palsu Makin Dipersoalkan
Dinilai Tidak Memenuhi Syarat Penulisan, Joko Widodo Sita Perhatian karena Skripsi dan Ijazah Palsu Makin Dipersoalkan

AYOJAKARTA.COM – Tudingan kepemilikan Ijazah Palsu yang dialamatkan kepada Joko Widodo, tidak lepas dari dugaan pembuatan skripsi palsu.

Berdasarkan hasil observasi dan penelitian yang sudah dilakukan, skripsi Joko Widodo dapat disimpulkan palsu sehingga turut berdampak pada ijazah palsu.

Adanya potensi saling berkaitan antara dokumen skripsi palsu dengan ijazah palsu milik Joko Widodo, membuat kredibilitas UGM sebagai penerbit ijazah juga perlu dipertanyakan.

Pernyataan mengenai adanya hubungan antara dugaan pembuatan skripsi palsu dan Ijazah Palsu Joko Widodo, merupakan pandangan Pakar Telematika Roy Suryo.

Baca Juga: Update Kasus Argo UGM: 3 Orang Diperiksa Terkait Penggantian Plat BMW Christiano, Keluarga Korban Tuntut Keadilan

Selain lemah menurut kaidah penulisan akademis, jenis huruf yang digunakan dalam pembuatan skripsi milik Jokowi juga tidak sejalan dengan kondisi zaman.

Disamping tidak ada Lembar Pengesahan dan kesalahan pada nama Dosen Pembimbing, sejumlah keganjilan juga sudah ditemukan Roy pada skripsi milik Jokowi.

“Kenapa bisa UGM mengeluarkan ijazah dengan skripsi yang abal-abal? saya dan Dokter Rismon sudah memeriksa sendiri,” ujar Roy.

Sehubungan dengan pendapat yang disampaikan oleh Roy Suryo, Menkumham Periode 2004-2007 memberikan tanggapan.

Menurut Profesor Hamid Awaludin, argumentasi yang sudah disampaikan Roy Suryo tidak sepenuhnya dapat disalahkan karena merupakan bagian dari cara berpikir perseorangan.

Namun demikian, Hamid tidak sepenuhnya sepakat jika dugaan pembuatan skripsi palsu berkaitan langsung dengan ijazah palsu.

Seorang peraih gelar akademis dari institusi perguruan tinggi, menurut Hamid dapat saja mendapat ijazah asli meski menggunakan ijazah palsu.

Baca Juga: PKH dan BPNT Tahap 2 Rp600.000 Mulai Cair 2 Juni 2025, Cek Rekening BNI Kamu

Melalui hasil sidang skripsi yang tidak sepenuhnya teruji secara ketat, seorang calon peraih gelar akademis dapat dinyatakan lolos meski skripsinya didapat melalui proses plagiat.

Mengacu pada kemungkinan tersebut, Hamid berpendapat bahwa skripsi palsu dan ijazah palsu merupakan dua konteks yang berbeda.

“Itu cara berpikir dia, kalau saya berbeda, skripsi itu satu hal ijazah itu hal lain, tapi Pak Suryo tadi menggabungkan,” ungkapnya seperti dikutip Ayojakarta dari Kompas TV Jateng.

Namun demikian, Hamid tidak menutup kemungkinan jika polemik mengenai ijazah palsu milik Jokowi juga akan menjadi pembukti adanya pemalsuan skripsi.

Persoalan terkait hasil tulisan ilmiah bagi calon peraih gelar akademis, sebelumnya juga pernah menyasar kepada salah satu pejabat di jajaran kabinet Presiden Prabowo.

“Kalau ijazah terbukti asli dan skripsinya palsu, tetap ada pemalsuan, sama dengan kasus tesis Doktor yang di UI, kan seorang pejabat,” imbuhnya.

Persoalan yang saat ini masih terus menjadi polemik di tengah publik, menurut Hamid lebih kepada dugaan ijazah palsu sehingga upaya pembuktian perlu dilakukan. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Roy Suryo
# skripsi palsu
# Ijazah Palsu
# Jokowi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.