AYOJAKARTA.COM - Rosti Simanjuntak, ibunda Brigadir J atau Yosua adalah orang yang paling terpukul dengan kepergian putranya.
Yosua meninggal dunia usai dibunuh, hingga meninggalkan duka mendalam bagi keluarga termasuk Rosti Simanjuntak.
Bahkan hingga kini Rosti Simanjuntak masih selalu memegang foto Yosua.
Baca Juga: Road to Ramadan: Ceramah Mbah Moen, Bulan Syaban di Mata Rasul!
Termasuk saat sidang vonis kelima terdakwa pembunuhan, Rosti Simanjuntak membawa foto Yosua.
"Ini loh anakku, Bharada E sudah divonis. Biar hakim memberikan vonis itu agar Bharada E mempertanggungjawabkan kejahatan mereka," ucap Rosti Simanjuntak.
"Damailah kamu nak!" tambah ibunda Yosua dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Trans TV Official pada Selasa (21/2/2023).
Baca Juga: TERBARU! Inilah 3 Bansos Paling Dicari Tahun 2023 dan Cara Mendapatkannya
Perjuangan keluarga Yosua untuk mengungkap kebenaran di balik kematian anaknya membuat Rosti lega.
Ia berharap Yosua bisa damai dan kematian anak sulungnya tersebut tidak sia-sia karena keadilan sudah didapatkan.
"Dia damai karena mamaknya telah berjuang untuk menuntut keadilan buat dia, agar kematiannya tidak sia-sia. Berjuang dengan ito ku Kamaruddin Simanjuntak, menuntaskan keadilan," bebernya.
Baca Juga: Menilik Sejarah Masjid Dian Al Mahri di Depok yang Disebut Sebagai Masjid Termegah di Asia Tenggara
Bahkan Rosti Simanjuntak mengaku jika ia setiap hari masih memeluk dan mencium foto Yosua setiap akan tidur.
Begitu pula saat akan pergi ke manapun, foto Yosua akan dicium terlebih dulu.
"Saya hancur dan pilu kemarin, sampai memeluk foto anak saya setiap hari bahkan mau tidur. Mau berangkat kemana, saya mencium foto anak saya," ujarnya.
Baca Juga: Jadi Penyebab Jerome Polin Dihujat Netizen, Ternyata Ini Asal Usul Capybara Disebut Masbro
Hal ini karena hanya hal ini yang bisa dilakukannya.
"Karena hanya itulah yang bisa saya lakukan. Tidak bisa lagi saya bertemu dengan anak saya, dengan masih bernyawa seperti semasa dia hidup," dia menambahkan.
Tidak hanya itu, Rosti mengaku sering diimpikan Brigadir J, menjelang Natal tahun lalu.
Baca Juga: Horor! Kamaruddin Simanjuntak Akhirnya Ungkap Hal Mistis yang Dialami Selama Damping Keluarga Yosua
"Saya teringat kembali di saat 3 hari sebelum Natal, dia datang menarik tangan saya, nangis histeris," ucapnya bercerita.
Ternyata Yosua bercerita soal peluru yang menancap di badannya.
Rosti juga menangis ungkap jika anaknya tidak bersalah.
"Mamak ini lobang semua yang ditembaki terdakwa pada tubuh saya, di dalam tubuhku ini mamak, timah ini sangat panas, peluru itu, mereka menghujani ke tubuh saya," ucapnya
"Abang tidak salah mamak," tandas Rosti sambil terus menangis.***

Share this article
Rosti Simanjuntak berharap Yosua bisa damai dan kematian anak sulungnya tersebut tidak sia-sia karena keadilan sudah didapatkan.