AYOJAKARTA.COM - Kasus penganiayaan David oleh anak Rafael Alun Trisambodo, Mario Dandy kembali menjadi perbincangan.
Bagaimana tidak, skenario palsu pacar AG yakni Mario Dandy yang aniaya David kini terbongkar.
Jika sebelumnya dalam BAP Mario Dandy dijelaskan bahwa David koma usai berkelahi, kebohongan itu pun terkuak.
Baca Juga: Kemenhub Buka Kuota Mudik Gratis 2023, Segera Daftar! Cek Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya di Sini
Hal itu terlihat dari bukti chat antara korban dan pelaku penganiayaan tersebut.
Terlebih polisi mengantongi bukti rekaman CCTV saat peristiwa sadis itu terjadi kepada David.
Melansir dari kanal YouTube KOMPASTV, Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengungkapkan hal ini.
Disebut bahwa penganiayaan pada David terjadi dengan adanya perencanaan sejak awal.
Baca Juga: Mario Dandy Terancam 12 Tahun Penjara Karena Aniaya David, Mahfud MD: Tidak Cukup!
"Kami melihat di sini, bahwa dari bukti digital bahwa ini ada perencanaan sejak awal," ujar Kombes Hengki dikutip pada Minggu, (5/3/2023).
Hal itu menurut Hengki bermula saat anak eks pejabat DJP ini menelepon rekannya SL.
Lalu ketika AG, SL, dan Mario Dandy bertemu di mobil bertiga, dikatakan Kombes Hengki bahwa memang sudah ada niat untuk menganiaya David.
Ia juga menyebut ketika proses penganiayaan, ada sebanyak tiga kali tendangan Mario Dandy yang diarahkan ke kepala David.
Tak hanya itu, Hengki mengungkapkan bahwa kekasih AG juga menginjak tengkuk David.
Bahkan terdapat satu kali tendangan di bagian kepala David yang sangat vital.
Ketika penganiayaan tersebut, polisi menyebut ada kata 'Free Kick'.
Menurut Kombes Hengki, setelah hal ini dikoordinasikan dengan saksi ahli kondisi tersebut bisa menjadi mens rea dan actus reus.
Mengutip dari jurnal.unigal.ac.id, actus reus merupakan esensi dari kejahatan itu sendiri atau perbuatan yang dilakukan.
Baca Juga: Kondisi Pemukiman Penduduk Pasca Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Banyak Mobil Hangus Terbakar
Sementara unsur mens rea yaitu sikap batin pelaku pada saat melakukan sudah disertai dengan niat.***

Share this article
Pihak kepolisian kantongi bukti rekaman CCTV saat peristiwa sadis penganiayaan Mario Dandy kepada David Ozora. Polisi sebut ada rencana awal