AYOJAKARTA.COM – Jika ingin pinjamannya disetujui atau di acc oleh pihak bank wajib mengetahui beberapa informasi berikut ini.
Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu program prioritas dari pemerintah mendukung para UMKM melalui pemberian kredit untuk tambahan modal usaha.
Salah satu bank penyalur KUR adalah Bank BRI. Kabar gembiranya KUR BRI tahun 2023 telah dibuka mulai 6 Maret 2023.
Baca Juga: Blak-blakan! Pakar TPPU Kupas Pola Korupsi Rafael Alun, Yenti Garnasih : Apa Gunanya Ada Peraturan!
Pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp270 triliun untuk dialokasikan pada program KUR BRI 2023.
Suku bunga yang ditawarkan oleh BRI melalui program KUR cukur rendah yakni 6% pertahun atau setara 0,2% per bulan.
Agar pinjaman cepat diproses dan segera cair maka persyaratannya harus lengkap, jangan sampai tertinggal berkas-berkasnya.
Jadi diusahakan agar semua berkas sudah lengkap sehingga petugas bank bisa langsung menginput data tersebut.
Tidak hanya itu saja, calon debitur juga bisa melakukan pengecekan BI checking secara mandiri di rumah untuk melihat riwayat apakah dalam kategori aman atau bermasalah.
Karena hal tersebut bisa berpengaruh pada pencairan jika riwayat pinjaman sebelumnya bermasalah.
Baca Juga: Dendam Terbalaskan, Ayah David Hajar Mario Dandy Habis-habisan? Ini Kronologi dan Faktanya!
Jika berkas sudah lengkap dan telah diinput oleh pihak bank maka kemungkinan akan dilakukan survey. Biasanya ada empat orang yang ikut survey yaitu mantra bank, analis, marketing, dan supir.
Dikutip ayojakarta.com melalui YouTube evan elzaed, Selasa (14/3/2023), dipastikan bahwa usahanya ada, komplit dan sudah berjalan selama minimal enam bulan.
Karena biasanya saat survey ada juga tim analis yang akan menganalisa dan menilai tempat usaha yang dimiliki oleh calon debitur apakah sesuai dengan jumlah pinjaman yang diajukan.
Baca Juga: BPJS dan NPWP Jadi Syarat Pengajuan KUR Bank BRI 2023? Ini Penjelasannya!
Biasanya setelah difoto jenis usahanya, tim analis juga akan meminta nota-nota belanja jika usahanya dalam bentuk perdagangan seperti warung atau toko.
Nota pembelian tiga bulan terakhir biasanya yang diminta oleh tim analis.
Selain itu saat survey, pihak bank juga akan memberikan beberapa pertanyaan kepada calon debitur.
Baca Juga: Ammar Zoni Tetap Jalani Hukuman Walau Rehabilitasi, Irish Bella: Terima Kasih Atas CintaMu!
Saat diberi pertanyaan oleh pihak bank maka calon debitur harus menjawab secara jujur, dana yang dipinjam digunakan untuk apa.
Maka hendaknya menjawab untuk mengembangkan usahanya, misalnya membuat cabang baru.
Harus jelas dan meyakinkan pihak bank bahwa dana yang dipinjam untuk mengembangkan usaha atau tambahan modal usaha.
Jangan sampai menjawab pengajuan dana KUR bukan untuk usaha, misalnya untuk membantu saudara atau digunakan untuk biaya lain yang bukan untuk usaha.
Selain itu, hal yang tidak boleh dikatakan kepada pihak bank yakni mengatakan agar pinjaman cepat diproses, nanti akan diberi uang kopi atau uang bensin.
Jika berbicara seperti itu takutnya tidak akan dicairkan oleh pihak bank karena sudah merupakan upaya menyuap orang bank.
Hal ini sudah sering terjadi, ada yang memberikan uang tips kepada marketing dan kebanyakan yang seperti itu macet dalam pembayaran kreditnya.
Karena merasa sudah memberikan imbalan sehingga menjadi semena-mena tidak membayar dan macet berkali-kali.
Sehingga pihak bank juga memberikan ultimatum kepada marketing agar tidak memberikan kesempatan terhadap calon debitur dengan ciri seperti itu.
Demikian ada beberapa ucapan yang tidak boleh diucapkan oleh calon debitur agar pinjaman KUR nya lolos dan dicairkan pihak bank, semoga bermanfaat.***

Share this article
Jika ingin pinjamannya disetujui atau di acc oleh pihak bank wajib mengetahui beberapa informasi berikut ini