Terkini! Kondisi David Ozora Hari ke-43: Dokter Sebut Sudah Membaik Namun Otak Belum Berfungsi hingga Prediksi

Kondisi Terkini David Ozora
Kondisi Terkini David Ozora

AYOJAKARTA.COM - David Ozora korban penganiayaan keji yang dilakukan oleh Mario Dandy seorang anak mantan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kini kian membaik.

Meskipun secara kognitif, David Ozora masih belum ada kemajuan, namun secara motorik terlihat membaik.

Hal itu disampaikan langsung oleh ayah David Ozora yakni Jonathan Latumahina bahwa kini memasuki hari ke-43 anaknya dirawat di Rumah Sakit Mayapada.

Baca Juga: Haru! Tegarnya Jonathan Terima Kondisi David Ozora Pasca Penganiayaan Getarkan Hati Ribuan Ayah

Dikabarkan bahwa, David kini tengah menjalani 2 jenis terapi yakni, terapi kesadaran kualitatif dan kuantitatif.

"Terbagi menjadi dua terapi, yang pertama adalah terapi kesadaran kualitatif, terkait kognitif, bagaimana otak bekerja. Yang kedua adalah kesehatan kesadaran kuantitatif, atau motorik," ungkap Jonathan Latumahina dikutip melalui kanal YouTube KOMPASTV.

Jonathan menjelaskan bahwa David mengalami Diffuse Axonal Injury (DAI) yang mana, akson dalam otak yang penuh dengan serabut saraf itu pecah.

Sehingga hal itu menghambat komunikasi antar saraf dalam otak David.

Baca Juga: 11 Formasi CPNS 2023 untuk Lulusan S1 Semua Jurusan, Cek Selengkapnya di Sini!

"David ini mengalami Diffuse Axonal Injury (DAI) stage dua. Penyebabnya adalah trauma keras yang menyebabkan otaknya berputar dan saraf-sarafnya putus semua," jelas Jonathan.

Awal kejadian David dihajar oleh Mario Dandy hingga tak berdaya, kondisinya dalam keadaan koma bahkan selama 20 hari.

"Secara medis, David koma dari hari Senin, 20 Februari 2023, sampai senin selanjutnya atau komanya selama 20 hari,"kata Jonathan.

Pihak rumah sakit memiliki skala untuk menentukan apakah seseorang mengalami koma atau tidak menggunakan metode Glasgow Coma Scale (GCS).

Baca Juga: Rafael Alun Trisambodo Bongkar Bobrok Istrinya Sendiri Tentang Flexing di Media Sosial

"Untuk menyatakan koma atau tidak, itu rumah sakit punya skala, namanya Glasgow Coma Scale (GCS). Orang sadar itu skalanya 15, David ketika masuk itu 3," jelas Jonathan.

Glasgow Coma Scale (GCS) ini ada 3 parameter, diantara semua parameternya kondisi David masuk dalam skala 3 artinya seolah seperti orang meninggal tetapi masih bernafas.

"Respon penglihatan, respon pendengaran, respon gerak. David 3 artinya masing-masing satu, seperti orang meninggal tapi masih bernafas. Karena ketika disenter matanya, tidak ada respon sama sekali," tutur Jonathan.

Diketahui pada hari ke-8, David dilakukan banyak tindakan oleh dokter termasuk pemasangan trakeostomi untuk memudahkan oksigen masuk dalam paru-parunya.

Baca Juga: Segera Cek Rekening! Sri Mulyani Pastikan THR Mulai Dicairkan 4 April 2023

"Pada hari yang ke-8 dia bisa membuka mata tetapi masih belum sadar, disini tim dokter Mayapada melakukan banyak sekali tindakan, operasi. Termasuk membuat trakeostomi, membuat lubang di trakea di tenggorokan, supaya by pass oksigen masuk ke paru-parunya," ujar Jonathan.

"Diffuse Axonal Injury (DAI) ini bisa pulih ketika oksigen bisa sampai ke otak," sambungnya.

Kondisi terkini David mengalami kemajuan atas terapi kuantitatifnya, sehingga secara motoriknya sudah membaik.

"Kondisi terakhir sampai saat ini, sudah mengalami banyak terapi, dan kemajuan, tetapi yang kuantitatif," kata Jonathan.

Baca Juga: BIADAB! Ternyata Inilah Motif Dukun Pengganda Uang hingga Tega Habisi Nyawa Korbannya dengan Keji

"Dia bisa boker, pipis secara otomatis seperti kita kalau kebelet, dia bisa menelan, minum, tetapi kesadaran kualitatifnya belum," sambungnya.

Ayah David berharap anaknya secara kesadaran kualitatif bisa segera pulih.

"(Responnya) senyum, menangis, itu adalah harapan-harapan kesadaran kualitatifnya pulih," ujar Jonathan.

Dokter memprediksi bahwa David tidak akan mampu kembali seperti semula bahkan membutuhkan waktu 6 sampai 12 bulan untuk memulihkannya.

Baca Juga: KPK Minta Bantuan Publik Ungkap Artis Inisial R yang Terlibat Kasus Korupsi Rafael Alun, IAW Beri Clue Ini

"Agak kecewa dengan tindakan ini, karena dokter menyatakan bahwa ini tidak akan mampu kembali seperti semula. Komunikasinya juga masih satu arah, kita harus masih menebak-nebak. Asesmen dokter menyampaikan butuh 6 bulan sampai 1 tahun," jelas Jonathan.

"Jadi memang benar dia ga akan bisa sekolah lagi sampai batas waktu yang kita belum tahu. Terapi yang dilakukan saat ini sangat ketat, sehingga David masih tetap di ICU," sambungnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kasus penganiayaan anak GP Ansor
# Jonathan Latumahina
# David Ozora
# Mario Dandy

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.