AYOJAKARTA.COM - Tinggal hitungan hari saja, umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.
Mendekati hari Raya Idul Fitri, suasana mudik tentu saja terjadi.
Diketahui, beberapa daerah tentunya akan dipadati oleh kemacetan lalulintas.
Baca Juga: Cek CCTV Jalan Tol Secara Online, Mudik Jadi Nyaman Cukup Pantau Lewat HP, Segera Klik Link Ini!
Salah satu wilayah yang berpotensi terjadi kemacetan yakni jalur Selatan Jawa Barat.
Terutama, di daerah Limbangan dan Kadungora Kabupaten Garut, Gentong Kota Tasikmalaya serta Nagreg Kabupaten Bandung yang merupakan titik rawan kemacetan.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Ibrahim Tompo mengatakan, untuk mengantisipasi dan mengurai kepadatan arus lalulintas mudik di jalur Selatan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa strategi penanganan.
Baca Juga: CATAT dan Pahami! Jadwal Resmi Rekayasa Lalu Lintas Arus Mudik Lebaran 2023
Dikatakan Ibrahim Tompo, permasalahan di jalur Selatan adalah ruas jalan yang sempit, berkelok-kelok, tanjakan dan turunan curam serta adanya pasar tumpah. Kondisi tersebut membuat antrian kendaraan apabila terjadi kepadatan arus lalulintas dari arah Bandung menuju timur.
Ia juga mengatakan, bila terjadi kepadatan dan kemacetan lalulintas di wilayah Limbangan Kabupaten Garut, pihaknya sudah menyiapkan cara bertindak untuk mengurainya.
Dalam menangani kemacetan maupun kepadatan arus lalulintas di Limbangan, koordinasi antar wilayah (Polres) sangat diperlukan.
"Ada koordinasi antar wilayah-wilayah seperti Kabupaten Bandung, Garut dan Tasik Kota, sehingga dilakukan penutupan sepenggal. Jadi apabila terjadi macet, di jalur ujungnya yang di depan padat itu akan dibuka, dibelakangnya akan ditutup. Koordinasi antar wilayah, sepenggal-sepenggal akan dikirim,"jelas Ibrahim Tompo dalam Diskusi Galang Aspirasi Politik (Gaspol) Edisi Spesial Mudik 2023 Aman, Hati Senang Bertemu Orang Tersayang" PWI Pokja Gedung Sate di Trans Luxury Hotel Bandung, Senin (17/4/2023).
Ibrahim juga mengatakan, agar koordinasi antar Polres dapat berjalan dengan baik, maka di tunjuk seorang Perwira Menengah (Pamen) dari fungsi Lalulintas sebagai koordinator.
Dengan adanya koordinator yang mengkondisikan dan mengatur setiap Polres, maka upaya untuk mengurai kemacetan dan kepadatan di Limbangan dapat berjalan secara sistematis.
Baca Juga: Info Arus Mudik 2023, Ini Lokasi Rest Area Tipe A di Tol Trans Jawa dengan Fasilitas Terlengkap!
Selain dilakukan sistem pengaturan lalulintas sepenggal, pihak kepolisian juga menyiapkan strategi lainnya seperti one way dan buka tutup.
Ibrahim juga menambahkan, selain menerjunkan petugas untuk mengurai kemacetan, pihaknya juga menyebar anggota Brimob di sepanjang jalur mudik/balik, baik ruas jalan Alteri maupun alternatif.
Hal itu untuk memberikan rasa aman kepada pengguna jalan dan masyarakat, mengingat masih banyaknya ruas jalan yang minim lampu penerangan jalan.***

Share this article
Dalam menangani kemacetan arus lalulintas di Limbangan, koordinasi antar wilayah (Polres) sangat diperlukan.