AYOJAKARTA.COM –- Guna menghindari kemacetan di jalan, tidak sedikit pemudik yang memilih untuk memulai perjalanan pulang kampung lebih awal.
Sejak Jumat pagi kemarin, jumlah pemudik terus mengalami peningkatan di jalur Utama Pantura Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Jumlah kenaikan jumlah kendaraan dan arus berangkat pemudik ini diprediksi akan semakin bertambah mendekati waktu Idul Fitri.
Baca Juga: Mau Mudik? Simak Tips Mudik Lebaran 2023, Bagi yang Gunakan Kendaraan Pribadi Wajib Cek Ini
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga telah menghimbau kepada para pemudik agar tidak menggunakan sepeda motor.
Jarak tempuh yang relatif jauh, serta tingkat kerawanan kecelakaan dalam perjalanan menjadi alasan bagi Kementerian.
Selain itu, Menteri Perhubungan juga telah menyinggung sejumlah fasilitas dan sarana mudik gratis yang telah disediakan pemerintah.
“Jangan mudik naik motor, karena jumlah pengguna sepeda motor, berbanding lurus dengan tingkat kecelakaan,” ujar Menhub pada 20 Maret 2023.
Namun demikian, himbauan tersebut seperti tidak sepenuhnya dilakukan oleh para pemudik dengan tujuan arah Jawa.
Baca Juga: Bagaimana Salat Saat Perjalanan Mudik? Berikut Buya Yahya Jelaskan Cara Salat Dalam Kendaraan
Hal tersebut dapat terlihat dari adanya peningkatan jumlah kendaraan yang terus bertambah di jalur-jalur mudik mulai Kalimalang Jakarta hingga Pantura.
Sehubungan dengan masa puncak arus mudik tahun 2023, Kementerian Perhubungan memprediksi akan terjadi pada tanggal 19 hingga 21 April mendatang.
Pemudik yang menggunakan sepeda motor, umumnya memilih waktu setelah Subuh untuk memulai perjalanan menuju kampung halaman.
Terkait dengan keamanan bagi para pemudik, Polisi Resort Kota Cirebon juga telah menyiapkan sejumlah titik pantau pemudik.
Bagi pengemudi yang terlihat kurang fit dalam berkendara, pihak kepolisian akan memberi himbauan agar beristirahat.
Kepolisian Cirebon juga telah menjadikan sejumlah Polsek di sepanjang jalur utara Pantura sebagai lokasi peristirahatan atau Rest Area bagi pemudik sepeda motor.
Kebijakan menyulap Polsek menjadi Rest Area ini juga merupakan salah satu dari anjuran pemerintah untuk musim lebaran tahun ini.
Selain di Polsek, di sepanjang jalur Pantai Utara Jawa beberapa titik bengkel dan kedai warung juga telah menunjukkan geliat usahanya.
Sementara dari Stasiun Pasar Senen, sebanyak 23 ribu jumlah pemudik akan meninggalkan kota Jakarta menuju kampung halamannya.
Terkait dengan tingkat ketersediaan layanan tiket, sebanyak hampir seratus persen ketersediaan tiket bagi pemudik telah terisi.
Dari data tersebut, diketahui tingkat tertinggi keberangkatan para pemudik dengan menggunakan kereta api terjadi pada 17 sampai 23 April.
Geliat peningkatan arus mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi juga terjadi di Pelabuhan Merak, Provinsi Banten.
Tanggal 19 sampai dengan 21 April 2023 diprediksi akan terjadi lonjakan maksimal bagi pemudik tujuan Pulau Sumatera.
Demikian informasi mudik yang dirangkum Ayojakarta pada Sabtu, 15 April 2023 dari Youtube Kompas TV.***(Karseno AJ)

Share this article
Jumlah kenaikan jumlah kendaraan dan arus berangkat pemudik ini diprediksi akan semakin bertambah mendekati waktu Idul Fitri.