AYOJAKARTA.COM – Setelah PDIP melalui Ketua Umumnya, Megawati mengumumkan bahwa partainya mengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024, pergerakan politik PDIP terus diamati oleh banyak pihak.
Salah satunya adalah mengenai kemungkinan siapa yang akan diusung untuk menjadi Cawapres mendampingi Ganjar Pranowo.
Hingga saat ini Megawati maupun PDIP belum menentukan siapa yang akan mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 nanti.
Baca Juga: Soal Siapa yang Bakal Jadi Cawapres Ganjar Pranowo, Megawati Soekarnoputri Akhirnya Beri Jawaban!
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (1/5/2023), Megawati mengungkap bahwa banyak pihak yang malu-malu ingin bergabung dan berkoalisi dengan PDIP dan menjadi Cawapres Ganjar Pranowo.
“Yang mau ikut banyak banget, cuma banyak juga yang malu-malu kucing. Jadi ya wartawan-wartawan kalau nanya ke saya lebih baik nanya banyak-banyak di Pak Mardiono. Pasti kalian kan sudah tahu saya, saya orangnya suka ini to, pelit, memberikan berita,” kata Megawati.
Ketua Umum PDIP Megawati menganalogikan bahwa partainya seperti kereta dan banyak sekali pihak yang ingin turut serta ikut naik agar ikut sukses dalam pesta demokrasi 2024 nanti.
Megawati menyampaikan bahwa setidaknya ada 10 kandidiat yang akan menjadi Cawapres mendampingi Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Seleksi CPNS 2023 Segera Dibuka! Cek Info Lengkap Syarat, Dokumen dan Cara Mendaftar Disini
Dari setidaknya 10 kandidat itu nantinya akan mengerucut dengan sendirinya, dan Megawati mengatakan kepada awak media untuk menunggu tanggal mainnya ketika ia mengumumkan siapa Cawapres Ganjar Pranowo.
Salah satu kandidat tersebut diduga adalah Sandiaga Uno yang sudah berpamitan kepada Prabowo untuk hengkang dari Gerindra.
Di samping itu PPP yang sudah mendeklarasikan dukungannya kepada Ganjar, sedang berupaya agar PDIP dapat memilih salah satunya kadernya untuk menjadi Cawapres Ganjar.
Diketahui bahwa sebelum Ganjar Pranowo diusung menjadi Capres 2024, PPP sudah tergabung dalam KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) yang dikabarkan akan melebur bersama KIR (Kebangkitan Indonesia Raya) yang mendukung Prabowo Subianto dalam pencapresan.
KIB sendiri terdiri dari koalisi partai Golkar, PAN, dan PPP sedangkan KIR terdiri dari koalisi Partai Gerindra dan PKB.
Oleh karena itu maka timbullah banyak pertanyaan mengenai bagaimana nasib KIB setelah PPP mendukung Ganjar Pranowo.
Melihat pergerakan politik ini, KIB segara melakukan pertemuan pada Kamis (27/4/2023) di kediaman Airlangga Hartarto, setelah mengetahui bahwa PPP mendukung Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Mungkinkah Cawapres Ganjar Pranowo Berasal dari Lingkungan Jokowi? Sekjen PDIP Jelaskan Hal Ini!
Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.
Gerakan PPP dalam mendukung Ganjar Pranowo merupakan urusan internal partai yang dipastikan oleh Airlangga Hartarto bahwa KIB tidak akan mencampuri urusan tersebut.***
Share this article
Megawati mengungkap bahwa banyak pihak yang malu-malu ingin bergabung dan berkoalisi dengan PDIP dan menjadi Cawapres Ganjar Pranowo.