AYOJAKARTA.COM---Calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan menghadiri acara May Day di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan pada hari Sabtu (6/5/2023).
Dalam kesempatan tersebut Anies mengajak seluruh buruh yang hadir untuk memilih pemimpin dengan menilai rekam jejaknya, jika ingin memperjuangkan keadilan.
"Izinkan saya dalam kesempatan ini mengajak kepada kita, semua mari kita konsisten kalau kita ingin memperjuangkan keadilan, maka pilihlah mereka yang memiliki rekam jejak untuk menunjukkan keadilan, untuk menghadirkan keadilan," kata Anies.
Menurut Mantan Gubernur DKI Jakarta, rekam jejak di masa lalu merupakan bukti konkret nyata yang dihasilkan seseorang. Daripada hanya melihat janji atau rencana saja tanpa melakukan aksi apapun.
Baca Juga: Tanggapi Rumor Jadi Cawapres Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming: Please, Umur Belum Cukup!
"Rekam jejak bukan sekedar rencana dan janji ke depan tapi tengoklah ke belakang apa yang sudah dikerjakan. Karena itu adalah bukti," katanya lebih lanjut.
Selain itu, Anies juga berharap dengan adanya komitmen dari para buruh ini bisa menghadirkan sesuatu hal yang baru nantinya.
"Jadi kami berharap ini menjadi dasar bagi kita semua. Insyaallah yang sudah berkumpul disini adalah pribadi-pribadi yang punya komitmen untuk menghadirkan keadilan, " tutupnya yang dikutip AyoJakarta.com pada kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (6/5).
Sebelumnya, Anies juga mengakui bahwa tim delapan di Koalisi Perubahan sudah mulai membahas nama-nama cawapres yang akan mendampinginya.
Baca Juga: Milenial Harus Tahu! Hasil Survei Elektabilitas 10 Sosok Bakal Cawapres 2024, Siapa Saja?
Untuk nama cawapres yang sudah digodok timnya ada lima nama yang akan dikerucutkan menjadi satu sosok pendampingnya sebagai cawapres di pemilu mendatang.
Adapun koalisi yang dibentuk Anies di tim 8 terdiri dari partai NasDem, Demokrat dan PKS.
Kemudian untuk nama AHY juga digadang-gadang sebagai cawapres yang akan mendampingi Anies di kontestasi pilpres.
Meskipun demikian, NasDem belum mengumumkan siapa kandidat cawapres yang akan mendampingi Anies. Ia juga mengungkapkan bahwa cara ini merupakan salah satu strategi dalam pemenang partainya.

Share this article
Anies Baswedan mengajak seluruh buruh yang hadir untuk memilih pemimpin dengan menilai rekam jejaknya, jika ingin memperjuangkan keadilan.