AYOJAKARTA.COM - Jemaah haji Indonesia kloter pertama akan tiba di Arab Saudi pada Rabu (24/5/2023).
Di tahun ini, ada yang menarik dari jemaah haji Indonesia.
Hal ini kemungkinan bisa menjadi hal unik dan berbeda dari jemaah haji lainnya.
Baca Juga: Kementerian Haji Arab Saudi Siap Sambut Kedatangan Jemaah Haji Indonesia
Sebab, jemaah haji Indonesia memiliki ciri khas dengan menggunakan sebuah gelang.
Dilansir AyoJakarta.com dari ihram.republika.co.id, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Subhan Cholid meminta agar seluruh jemaah haji menggunakan gelang tersebut selama di Tanah Suci.
"Gelang ini merupakan penanda khas jamaah haji Indonesia," ujar Subhan Cholid.
Baca Juga: Berikan Pelayanan Kesehatan Terbaik, Pemerintah Buka 2 KKHI untuk Jemaah Haji
Menurut Subhan Cholid, gelang ini memang terlihat sepele tapi akan menjadi indentitas yang sangat penting.
Untuk diketahui, gelang tersebut bertuliskan sejumlah informasi mulai dari nama, asal, nomer kloter hingga nomor paspor jemaah haji.
Subhan juga mengatakan bahwa gelang tersebut terbuat dari logam agar tetap awet meski terkena paparan sinar cahaya dan air.
Baca Juga: Pesan Pelindungan dari KJRI, Jemaah Haji Jangan Bawa Jimat sampai Peluru
"Sehingga gelang tetap dipakai dan jamaah lebih mudah dikenali, katanya.
Gelang yang dikenakan jemaah haji itu dibuat dengan sistem bisa mengunci agar tidak bisa lepas dari tangan.
Menariknya lagi, gelang tersebut ternyata merupakan buatan dari pelaku UMKM Indonesia.
Terdapat lambang merah putih dan tulisan Arab yang artinya Jemaah Haji Indonesia.***

Share this article
Jemaah haji memiliki ciri khas dengan menggunakan gelang agar lebih mudah untuk dikenali, dilarang untuk dilepas selama di Tanah Suci.