AYOJAKARTA.COM - Turut hadir pada acara Milad Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke-21, pada sabtu, 20 Mei 2023, Jusuf Kalla diberikan kesempatan untuk berpidato.
Dalam pidatonya mantan wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkap masalah utang negara dan masalah sosial yang saat ini terjadi di Indonesia.
Jusuf Kalla menyebut, pembayaran utang ini merupakan terbesar dalam catatan sejarah sejak Indonesia merdeka seperti dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube KOMPASTV.
Baca Juga: Beri Wejangan ke Anies Baswedan Sebagai Capres, Jusuf Kalla Sentil Soal Warisan Utang Negara
"Ekonomi ada masalah dalam luar negeri, utang besar ya betul, setahun bayar utang lebih dari Rp1.000 triliun, terbesar dalam sejarah Indonesia sejak merdeka," ungkap Jusuf Kalla.
Jusuf Kalla menilai, permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat saat ini, seolah bermula dari gaya hidup seseorang yang mewah yang menimbulkan permusuhan dengan sesamanya.
"Masalah sosial sekarang sudah mulai berbahaya, ibu-ibu pakai tas bagus sudah mulai musuh masyarakat, apalagi tas Hermes, bukan dia yang salah, suaminya yang ditangkap, anak-anak pakai motor besar jadi musuh masyarakat," jelas Jusuf Kalla.
"Ada foto perjalanan luar negeri berlibur musuh masyarakat, satu langkah lagi apabila ini tidak diselesaikan keadilan, akan terjadi lagi tahun depan, kita tidak ingin itu, kita harus hindari itu dengan pemerataan yang ada," sambungnya.
Menurut informasi yang dikutip Ayojakarta.com melalui suara.com Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan I 2023 tembus US$402,8 miliar atau setara Rp5.909 triliun (kurs Rp14.700).
"Dengan perkembangan tersebut, ULN Indonesia pada triwulan I 2023 secara tahunan mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,9% (yoy), melanjutkan kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 4,1% (yoy)," tulis Bank Indonesia yang dikutip Selasa (16/5/2023).
Menurut Bank Indonesia, kontraksi pertumbuhan ini bersumber dari ULN sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral) dan swasta.
Faktor yang mempengaruhi perkembangan posisi ULN pada triwulan 1 2023 yakni faktor perubahan akibat pelemahan mata uang dolar AS.
Pelemahan mata uang dolar AS ini berimbas terhadap mayoritas mata uang global, salah satunya Rupiah.
Baca Juga: Jusuf Kalla Sebut Sosok Ini Punya Kemampuan untuk Jadi Cawapres Anies Baswedan, Siapa?
Pada pidatonya Jusuf Kalla juga memberikan semangat kepada Anies Baswedan yang merupakan bakal calon presiden tahun 2024.
Jusuf Kalla menyebut tidak mudah untuk mengurusi negara saat ini, namun jika berhasil menyelesaikan permasalahan maka akan menjadi heroes dan pahlawan kemanusiaan.
"Anies, lima tahun yang akan datang bukan tempat yang nyaman untuk mengurus negeri, tetapi kalau bisa diselesaikan merupakan heroes dan pahlawan kemanusian kemajuan," ungkap Jusuf Kalla, dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Rocky Gerung Official.***

Share this article
Jusuf Kalla mengatakan bahwa pembayaran utang ini adalah terbesar dalam catatan sejarah sejak Indonesia merdeka.