AYOJAKARTA.COM — Belakangan ini viral seorang siswi SMP negeri di Jambi berinisial SFA yang dilaporkan Pemkot Jambi ke polisi gara-gara mengkritik pemerintah. Dan kini masih menuai sorotan tajam dari publik.
Hal ini juga melibatkan Walikota Jambi yang diduga ikut terseret kedalam kasus tersebut.
Pihak kejari dinilai lamban terkait proses kasus yang melibatkan Walikota Jambi Syarif Fasha.
Kasus ini diketahui sudah terjadi pada tahun 2010 ketika dirinya jadi kontraktor proyek tersebut hingga menjadi sebagai walikota saat ini.
Netizen melalui akun Twitter @PartaiSocmed mempertanyakan kenapa kasus yang menjerat siswi SMP ini tidak ada titik temunya.
"Jika tidak ada conflict of interest mohon @KejaksaanRI menjawab mengapa Kejari Jambi lambat sekali memproses kasus yg melibatkan nama Walikota Jambi Syarif Fasha ini? Sejak 2010 ketika dia masih jadi kontraktor hingga sekarang sampai jadi Walikota?," utas akun itu, dikutip Selasa, 6 Juni 2023.
Tak hanya itu, akun tersebut juga melampirkan surat Kejaksaan Agung sebagai bukti pemanggilan kepada Syarif Fasha.
Adapun isi surat tersebut mengenai perihal permintaan keterangan terkait pelaksanaan pekerjaan proyek pipanisasi pembangunan air bersih di kabupaten Tanjung Jabung Barat TA 2009/2010 yang melibatkan Walikota Jambi ini.
Dalam surat tersebut, ia dipanggil sehubungan dengan kasus penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pipanisasi pembangunan air bersih di kabupaten Tanjung Jabung Barat TA 2009/2010 di Kota Jambi.
Surat ini dikeluarkan berdasarkan surat perintah penyelidikan direktur penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana khusus nomor: PRINT-28/F. 2/fd.1/05/20219 yang dikeluarkan pada 20 Mei 2019.
Untuk diketahui, siswi SMP berinisial SFA di Kota Jambi tengah berurusan dengan hukum akibat buntut dari upayanya mencari keadilan terhadap kerusakan rumah neneknya.
Kerusakan tersebut diduga karena dampak dari aktivitas sebuah perusahaan asing.
Kemudian SFA mengkritik kebijakan Walikota Jambi Syarif Fasha dan Pemkot Jambi melalui unggahan video di akun TikTok-nya. Lantas ia dilaporkan dengan pasal UU ITE.**

Share this article
Pihak kejari Jambi dinilai lamban terkait proses kasus siswi SMP yang kritik Walikota Jambi Syarif Fasha.