AYOJAKARTA.COM - Presiden keempat Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, semasa hidup sering dinilai nyeleneh oleh sebagian masyarakat.
Meski sudah lama berpulang ke sisi Tuhan, namun sosok KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur masih terus dikenang oleh beragam kalangan.
Terlebih karena sejumlah pernyataan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang saat itu dinilai kontroversial, namun di kemudian hari terbukti benar.
Baca Juga: 5 Ucapan Gus Dur yang Jadi Kenyataan, Bikin Merinding!
Bukan saja terkait dengan persoalan-persoalan politik, sejumlah ucapan Gus Dur juga meluas ke ranah lain seperti olahraga.
Misalnya pada perhelatan Piala Dunia 1998, di mana Gus Dur sempat menyatakan bahwa Tim Samba akan keluar sebagai juara dengan skor akhir 2 – 1.
Uniknya apa yang dikatakan Gus Dur jauh sebelum pertandingan final terbukti akurat, dengan kemenangan Brazil atas Skotlandia.
Baca Juga: Achmad Sujudi, Mantan Menkes Era Gus Dur dan Megawati Meninggal Dunia 2 Mei 2023
Saat masih menjabat sebagai Ketua Forum Demokrasi atau Fordem, Gus Dur sempat diminta mundur karena kesibukannya mengurus Partai Kebangkitan Bangsa.
Dengan tenangnya Gus Gur kemudian mundur dan memberi kejutan ketika memberikan pidato di hadapan para anggota Fordem.
“Lagipula kemarin saya didatangi Mbah Hasyim yang memberitahu saya bahwa bulan Oktober ini saya akan jadi presiden, jadi tidak bisa terus urus Fordem,” ujarnya.
Ajaibnya lagi, setelah mundur dari Fordem Gus Dur benar-benar dilantik sebagai presiden keempat Republik Indonesia pada 22 Oktober 1999.
Melalui pernyataan KH Bukhari saat haul Gus Dur, diketahui bahwa Gus Dur sempat menyatakan bahwa presiden Soeharto akan lengser.
Sebelas bulan usai memberikan pernyataan tersebut, pada 21 Mei 1998 Presiden Soeharto benar-benar mengundurkan diri dari jabatannya.
Hal yang sama juga sempat diucapkan Gus Dur kepada Joko Widodo saat masih menjabat sebagai Walikota Solo.
Selain Presiden Jokowi, Gus Dur juga pernah mengucapkan tentang kepemimpinan organisasi Nahdlatul Ulama yang akan dipimpin oleh KH Said Aqil Siradj.
Saat hendak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum, tanpa alasan jelas Gusdur justru melarang keinginan KH Said Aqil saat muktamar.
Baca Juga: Ucapan Gus Dur soal Borok DPR Kembali Viral Usai Debat Panas Mahfud MD di Rapat dengan Komisi III
“Nanti sampeyan itu baru jadi Ketua Umum PBNU setelah umur 55 tahun,” ujar Gus Dur kepada Kyai Said yang kemudian dikalahkan oleh KH Hasyim Muzadi.
Pada muktamar ke 32 NU yang diselenggarakan di Makassar, KH Said Aqil kemudian terpilih sebagai Ketua Umum PBNU dalam usia 56 tahun.
Gusdur juga sempat menyatakan bahwa ajudannya yakni Jendral Sutarman, suatu saat akan menjadi Kapolri.
Setelah menjalani serangkaian tugas, pada era Presiden SBY Jenderal Sutarman benar-benar dilantik sebagai Kapolri ke 21.
Demikian seperti yang dirangkum Ayojakarta pada Rabu, 7 Juni 2023 dari kanal Youtube Beda Nggak?. ***

Share this article
Berikut ini adalah sederet ucapan Gus Dur yang terbukti tidak ngawur, dari prediksi Piala Dunia 1998 hingga lengsernya Soeharto.